GUSTRIARINA, MANISHA NOOR (2025) PERAN SANGGAR PANJI ASMARA DALAM PELESTARIAN TARI TOPENG CIREBON GAYA SLANGIT TAHUN 1969-2019. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover Skripsi.pdf
Download (219kB)
2. Lembar Pengesahan.pdf
Download (320kB)
3. Lembar Penguji.pdf
Download (265kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Karya Ilmiah .pdf
Download (294kB)
5. Halaman Pribadi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
6. Abstrak.pdf
Download (184kB)
7. Abstract.pdf
Download (183kB)
8. Kata Pengantar..pdf
Download (361kB)
9. Ucapan Terima Kasih.pdf
Download (188kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (193kB)
11. Daftar Gambar.pdf
Download (182kB)
12 Daftar Lampiran.pdf
Download (182kB)
13. BAB I.pdf
Download (490kB)
14. BAB II.pdf
Download (608kB)
15. BAB III.pdf
Download (507kB)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (629kB)
17. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
18. Daftar Pustaka.pdf
Download (405kB)
19. Lampiran-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
20. Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
Abstract
Tari topeng Cirebon merupakan salah satu tarian tradisional khas Cirebon disebut dengan Panca Wanda. Tarian ini dilestarikan oleh para dalang topeng membentuk sanggar yang digunakan sebagai wadah melestarikan kesenian ini. Salah satunya adalah Sanggar Panji Asmara. Tujuan penelitian ini untuk membahas bagaimana latar belakang berdirinya Sanggar Panji Asmara dalam pelestarian tari topeng Cirebon khususnya gaya Slangit, bagaimana peranan Sanggar Panji Asmara dalam pelestarian tari topeng Cirebon gaya Slangit dari periode 1969-2019. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Sejarah yang terdiri dari pemilihan topik, pengumpulan sumber berupa surat kabar, literature dan narasumber wawancara. Kritik sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Hasil pada penelitian ini menyatakan bahwa pada awalnya Sanggar Panji Asmara merupakan kelompok seniman yang melakukan bebarang. Sejak tahun 1969 kelompok seniman ini menggunakan penyebutan sanggar sebagai identitas kelompok setelah mendaftarkan kelompok seniman ini kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Tahun 1969-2006 sanggar dipimpin oleh Sujana Arja, peranan sanggar dalam pelestarian kesenian ini yaitu adanya penyajian tari topeng Cirebon disebut dengan kupu tarung, kegiatan kaderisasi, kerjasama seperti kerjasama pada pemerintah pada acara Pameran KIAS tahun 1991. Tahun 2006-2019 sanggar dilanjutkan oleh anaknya yaitu Inu Kertapati. Pada pelestariannya sanggar ini tetap meneruskan pelestarian yang dilakukan pada periode sebelumnya, namun sanggar mulai melakukan modernisasi pada pertunjukan tari topeng dengan menggunakan rekaman audio, penyesuaian durasi waktu penampilan, dan kerjasama dalam pemanfaatan budaya lokal untuk perkembangan pariwisata di Cirebon.
Kata Kunci: Tari Topeng Cirebon Slangit, Sanggar Panji Asmara, Sujana Arja, Inu Kertapati
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 02:08 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 02:08 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5563 |
