Nurhayati, Eka (2025) KONTRIBUSI KHALIFAH AL-MA’MUN DALAM PENGEMBANGAN BAYT AL-HIKMAH TAHUN 813-833 M. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (104kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (252kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (325kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (253kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (205kB)
6. MOTTO.pdf
Download (112kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (112kB)
8. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (52kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (252kB)
10. BAB I.pdf
Download (320kB)
11. BAB II.pdf
Download (349kB)
12. BAB III.pdf
Download (469kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (341kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (200kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji kontribusi Khalifah Al-Ma’mun dalam pengembangan Bayt al-Hikmah pada masa pemerintahannya tahun 813–833 M. Bayt al-Hikmah merupakan lembaga keilmuan yang menjadi simbol kejayaan intelektual pada era Abbasiyah, khususnya ketika dipimpin oleh Al-Ma’mun yang dikenal sebagai khalifah pencinta ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) biografi Khalifah Al-Ma’mun, 2) kontribusinya dalam pengembangan Bayt al-Hikmah pada tahun 813–833 M, dan 3) dampak pengembangan Bayt al-Hikmah terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Islam. Metode yang digunakan adalah metode sejarah menurut Kuntowijoyo, melalui tahapan pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber data diperoleh dari literatur sekunder yang relevan, baik berupa buku, jurnal, maupun dokumen sejarah klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ma’mun memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan orientasi intelektual tinggi, yang mendorongnya untuk memajukan ilmu pengetahuan. Di bawah kepemimpinannya, Bayt al-Hikmah tidak hanya menjadi pusat penerjemahan karya-karya ilmiah dari Yunani, Persia, dan India ke dalam bahasa Arab, tetapi juga berkembang menjadi pusat kajian dan eksperimen ilmiah dengan melibatkan tokoh-tokoh ternama seperti Hunayn ibn Ishaq dan Al-Kindi. Pengembangan Bayt al-Hikmah pada masa ini memberikan dampak besar, baik terhadap tradisi keilmuan Islam maupun perkembangan ilmu pengetahuan global, Pengembangan Bayt al-Hikmah pada masa Al-Ma’mun berperan sebagai jembatan transmisi ilmu dari Yunani, Persia, dan India ke dunia Islam. Melalui penerjemahan ke dalam bahasa Latin, karya-karya Bayt al-Hikmah pada masa Al-Ma’mun menjadi jembatan intelektual antara Islam dan Eropa yang kelak memicu lahirnya Renaisans.
Kata Kunci: Al-Ma'mun, Bayt al-Hikmah, Dinasti Abbasiyah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 01:40 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 01:40 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4531 |
