Dewi, Edelin Kusuma (2025) PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION, PENDAPATAN, DAN SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN MUSLIM SELF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS GENERASI MILENIAL PENGGUNA TIKTOKSHOP DI KOTA TASIKMALAYA). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (204kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (438kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (250kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (252kB)
5. PEDOMAN & KATA PENGANTAR.pdf
Download (494kB)
6. DAFTAR - DAFTAR.pdf
Download (256kB)
7. BAB I.pdf
Download (438kB)
8. BAB II.pdf
Download (531kB)
9. BAB III.pdf
Download (394kB)
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (703kB)
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (320kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (851kB)
Abstract
Fenomena pembelian impulsif di kalangan generasi milenial semakin
meningkat seiring dengan pertumbuhan e-commerce berbasis media sosial, khususnya
TikTok Shop. Generasi ini cenderung melakukan pembelian tanpa perencanaan sebagai
bentuk ekspresi diri dan pemenuhan emosional. Dalam konteks masyarakat muslim,
perilaku konsumtif ini perlu dikaji dengan mempertimbangkan aspek religius seperti
self control. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh hedonic
shopping motivation, pendapatan, dan social media marketing terhadap impulse
buying, serta melihat peran moderasi muslim self control dalam hubungan tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis
Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data
diperoleh melalui kuesioner kepada 200 responden milenial pengguna TikTok Shop di
Kota Tasikmalaya. Instrumen pengukuran telah diuji validitas dan reliabilitasnya
sebelum dilakukan analisis data. Penelitian ini memanfaatkan perangkat lunak
SmartPLS sebagai alat bantu analisis statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan dan social media
marketing memiliki pengaruh yang signifikan, sementara hedonic shopping motivation
tidak berpengaruh terhadap impulse buying. Selanjutnya, muslim self control terbukti
memoderasi secara signifikan hubungan antara hedonic shopping motivation,
pendapatan, serta social media marketing dengan impulse buying.
Dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran melalui media sosial sangat
berpengaruh terhadap perilaku pembelian impulsif milenial, namun efek tersebut dapat
ditekan melalui kontrol diri berbasis nilai-nilai islam. Penelitian ini menyarankan agar
pelaku bisnis mempertimbangkan aspek religius dan psikologis dalam menyusun
strategi pemasaran, dan bagi konsumen muslim, pentingnya meningkatkan kesadaran
diri untuk menghindari perilaku konsumtif yang tidak sesuai dengan prinsip syariah.
Kata Kunci: Impulse Buying, Hedonic Shopping, Pendapatan, Social Media
Marketing, Muslim Self Control, TikTok Shop, Generasi Milenial
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Pascasarjana > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 18 Nov 2025 03:32 |
| Last Modified: | 18 Nov 2025 03:32 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1330 |
