Rumapea, Belden (2026) EFISIENSI SALURAN PEMASARAN KOPI ARABIKA DALAM BENTUK ROASTED BEANS DI DESA PUSPAMUKTI KECAMATAN CIGALONTANG KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (21kB)
2 PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (102kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (216kB)
4 KATA PENGANTAR.pdf
Download (6kB)
5 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (74kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (394kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (215kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (118kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (212kB)
10 BAB 1.pdf
Download (246kB)
11 BAB II.pdf
Download (514kB)
12 BAB III.pdf
Download (426kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
15 BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
16 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (130kB)
17 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kopi memiliki peran penting dalam perekonomian dalam Desa khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, fungsi pemasaran, biaya pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, serta efisiensi saluran pemasaran kopi arabika dalam bentuk roasted beans di Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden penelitian terdiri atas 6 petani kopi, 1 pedagang pengumpul, 1 pedagang besar, dan 11 pedagang pengecer. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran yaitu: (1) produsen–pedagang pengumpul–konsumen antara, (2) produsen–pedagang pengumpul–pedagang pengecer–konsumen akhir, dan (3) produsen–pedagang pengumpul–pedagang besar–pedagang pengecer–konsumen akhir. Fungsi pemasaran yang dilakukan pada setiap saluran meliputi fungsi pertukaran, fungsi fisik, dan fungsi fasilitas, dengan pedagang pengumpul sebagai pelaku yang paling dominan dalam pelaksanaan fungsi pemasaran. Biaya pemasaran terendah terdapat pada saluran I sebesar Rp 29.727/kg dengan keuntungan Rp 258.273/kg dan margin Rp 288.000/kg. Biaya pemasaran tertinggi terdapat pada saluran III sebesar Rp 61.218/kg dengan keuntungan Rp 326.670/kg dan margin Rp 288.000/kg. Farmer’s share pada saluran I dan II sebesar 4,00%, sedangkan pada saluran III sebesar 3,43%, yang menunjukkan bahwa bagian harga yang diterima petani masih relatif kecil. Hasil analisis efisiensi pemasaran menunjukkan bahwa seluruh saluran tergolong efisien, dengan saluran I sebagai saluran paling efisien karena memiliki biaya pemasaran paling rendah.
Kata kunci: Efisiensi pemasaran, Farmer’s share, Kopi arabika, Roasted beans, Saluran pemasaran.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:36 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:36 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6363 |
