Lestari, Chintya Bunga (2025) HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA (Studi Observasional pada siswa/i MTs As Surur Tahun 2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (162kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (348kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (407kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (148kB)
5. RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (140kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (233kB)
7. PERNYATAAN.pdf
Download (198kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (154kB)
9. ABSTRAK.pdf
Download (241kB)
10. BAB I.pdf
Download (259kB)
11. BAB II.pdf
Download (444kB)
12. BAB III.pdf
Download (451kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (447kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (226kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Remaja adalah kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan status gizi. Prevalensi status gizi pada remaja usia 13 - 15 tahun berdasarkan indeks IMT/U skor Z adalah status gizi sangat kurus 1,9%, kurus 5,7%, gemuk 12,1% dan obesitas 4,1% pada tahun 2023. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi status gizi remaja adalah intensitas penggunaan media sosial. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memengaruhi pola makan, persepsi tubuh, serta aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan status gizi siswa kelas VIII dan IX MTs As Surur. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebesar 163 siswa/i. Jumlah sampel penelitian yaitu 63 responden yang ditentukan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data yang diukur mencakup intensitas penggunaan media sosial yang diperoleh menggunakan kuesioner social networking time use scale (SONTUS), aktivitas fisik diukur dengan international physical activity (IPAQ-SF), jumlah asupan energi, jenis makanan dan frekuensi makan diperoleh dari hasil wawancara recall 24 jam serta status gizi menggunakan z-skor IMT/U. Analisis data penelitian menggunakan uji chi square, pearson correlation dan spearman rank. Hasil uji chi square menunjukkan p-value 1,00 pada variabel intensitas penggunaan media sosial, p-value 0,638 pada variabel aktivitas fisik, dan pada variabel jenis kelamin didapatkan p-value 0,082, hal tersebut menandakan tidak terdapat hubungan signifikan ketiga variabel tersebut dengan status gizi. Hasil uji pearson correlation menunjukkan p-value sebesar 0,295 yang berarti tidak ada hubungan antara jumlah asupan energi dengan status gizi. Hasil uji spearman rank menunjukkan p-value 0,921 pada variabel intensitas penggunaan media sosial dengan jumlah asupan energi, p value 0,642 pada variabel intensitas media sosial dengan jenis makanan, p-value 0,740 pada variabel intesitas media sosial dengan frekuensi makan, dan pada variabel jenis makanan dengan status gizi menujukkan p-value 0,751, hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan antar variabel tersebut. Variabel frekuensi makan dengan status gizi menunjukkan p-value= 0,037, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi makan dengan status gizi. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan status gizi pada remaja di MTs As Surur tahun 2025.
Kata Kunci: Aktivitas fisik, media sosial, pola makan, remaja, status gizi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 06:57 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 06:57 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5038 |
