Minhatussaniah, Tia Sani (2025) GERAKAN PENERJEMAHAN PADA MASA DINASTI ABBASIYAH 754-861 M. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (128kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (232kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (58kB)
4. MOTTO.pdf
Download (171kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (169kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (78kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (95kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (224kB)
9. BAB I.pdf
Download (860kB)
10. BAB II.pdf
Download (911kB)
11. BAB III.pdf
Download (826kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (505kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (233kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (134kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji gerakan Penerjemahan pada masa Dinasti Abbasiyah (754 861 M), sebuah proyek peradaban yang menjadi fondasi Zaman Keemasan Islam melalui penerjemahan sistematis karya-karya ilmiah dan filosofis dari Yunani, Persia, dan India ke dalam bahasa Arab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) inisiasi dan peletakan fondasi gerakan penerjemahan pada periode awal 754–813 M, 2) pencapaian puncak pelembagaan dan produktivitasnya pada masa al-Ma’mun 813–833 M, dan 3) arah gerakan penerjemahan yang mulai bergeser serta menghadapi tantangan pada masa transisi 833–861 M. Penelitian ini menggunakan metode sejarah menurut Kuntowijoyo yang mencakup tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi, dengan analisis berdasarkan sumber-sumber sekunder. gerakan ini bermula pada masa Al-Mansur sebagai upaya membangun legitimasi intelektual Dinasti Abbasiyah pasca transisi dari Umayyah, melalui penerjemahan karya-karya penting seperti Elements karya Euclid, Kalila wa Dimna, dan Almagest karya Ptolemaios. Pada masa Al-Ma’mun, gerakan ini mencapai puncaknya dengan dilembagakan secara resmi melalui pendirian Bayt al Hikmah, pusat intelektual yang menjadi tempat penerjemahan karya dari berbagai bahasa, termasuk teks medis Galen. Pada masa Al-Mutawakkil, gerakan ini mulai mengalami pergeseran prioritas dan penurunan patronase. Gerakan Penerjemahan tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan kuno, tetapi juga memicu inovasi orisinal dan membentuk identitas intelektual peradaban Islam, yang warisannya turut berkontribusi terhadap lahirnya Renaisans di Eropa.
Kata Kunci : Gerakan Penerjemahan, kebangkitan Intelektual, Dinasti Abbasiyah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:25 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 03:25 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4571 |
