NUGRAHA, DIMAS PANJI (2025) HUBUNGAN POLA KONSUMSI LEMAK DAN SERAT DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PASIEN RAWAT INAP DI UPTD KHUSUS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover.pdf
Download (152kB)
2. Lembar Judul.pdf
Download (151kB)
3. Lembar Persetujuan.pdf
Download (39kB)
4. Lembar Pengesahan.pdf
Download (80kB)
5. Lembar Pernyataan.pdf
Download (89kB)
6. Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
7. Daftar Isi.pdf
Download (274kB)
8. Daftar Tabel.pdf
Download (129kB)
9. Daftar Gambar.pdf
Download (181kB)
10. Daftar Lampiran.pdf
Download (188kB)
11. Kata Pengantar.pdf
Download (158kB)
12. Abstrak.pdf
Download (262kB)
13. Bab I.pdf
Download (307kB)
14. Bab II.pdf
Download (466kB)
15. Bab III.pdf
Download (512kB)
16. Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (465kB)
17. Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
18. Bab VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (177kB)
19. Daftar Pustaka.pdf
Download (309kB)
20 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang disebabkan oleh penumpukanplemak di dinding pembuluhpdarah jantung. Salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit jantung koroner adalah pola konsumsi lemak tinggi dan rendah serat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan polapkonsumsi lemak dan serat dengan kejadian jantungpkoroner pada pasien rawat inap di RumahpSakit Umum Daerah dr. Soekardjo Tasikmalaya. Metodeppenelitian ini adalah penelitian analitik observasional denganppendekatan case control retrospektif yang dilakukanpdi UPTD khusus Rumah Sakit UmumpDaerah dr. Soekardjo Tasikmalaya. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap dengan usia 40-70 tahun di UPTD khusus Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo sejumlah 70 pasien yang terdiri 36 kasus dan 36 kontrol. Teknik pengambilanpsampel pada penelitian ini adalah nonprobabilitypsampling menggunakan purposive sampling. Konsumsi lemak dan serat diperoleh menggunakan instrumen SQ-FFQ 3 bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistikpChi-square. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pola konsumsi lemak (p = 0,001; OR= 5,500; 95% Cl: 1,958-15,447) dan pola konsumsi serat (p =0,002; OR= 4,900 ; 95% CI: 1,753-13,695) dengan kejadian penyakit jantung koroner. Diharapkan masyarakat lebih memperhatika nutrisi yang dikonsumsi terutama makanan sumber lemak dan serat agar terhindar dari penyakit jantung koroner yang diderita.
Kata Kunci :lemak, penyakit jantung koroner, serat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 01:55 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 01:55 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1699 |
