NAFISAH, RESTY HAYATUN (2025) PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI KALOR (Kuasi Eksperimen Pada Peserta Didik Kelas XI MA Negeri 1 Kabupaten Tasikmalaya Tahun Ajaran 2024/2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (12kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (110kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (63kB)
4. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (83kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (196kB)
6. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (135kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (128kB)
8. BAB 1.pdf
Download (88kB)
9. BAB 2.pdf
Download (338kB)
10. BAB 3.pdf
Download (510kB)
11. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
12. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (144kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
15. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
Abstract
Rendahnya keterampilan proses sains peserta didik berdasarkan hasil PISA
yang rendah dan studi pendahuluan di MA Negeri 1 Kabupaten Tasikmalaya.
Penerapan model Experiential Learning pada materi kalor diusulkan sebagai salah
satu solusi dari permasalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh model Experiential Learning terhadap keterampilan proses sains. Metode
penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control
group. Sampel diambil dengan purposive sampling dari populasi seluruh kelas XI.
Keterampilan proses sains diukur melalui observasi selama proses pembelajaran
dan tes pilihan ganda 25 soal berdasarkan 6 indikator keterampilan proses sains
dasar pada setiap butir soal. Uji hipotesis dari data posttest kelas kontrol dan
eksperimen menggunakan Mann Whitney U-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan
bahwa diperoleh �ℎ����� > �(0,05) yaitu 4,120 > 1,96 sehingga �0 ditolak dan ��
diterima. Dapat disimpulkan pada taraf signifikansi 5%, bahwa terdapat pengaruh
model Experiential Learning terhadap keterampilan proses sains peserta didik pada
materi kalor di kelas XI MA Negeri 1 Kabupaten Tasikmalaya tahun ajaran
2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan model Experinetial Learning
berpengaruh karena model ini menekankan pengalaman langsung peserta didik
secara aktif sebagai inti proses pembelajaran sehingga melatih keterampilan proses
sains.
Kata kunci: Kalor, Keterampilan Proses Sains, Model Experiential Learning
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 08:22 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 08:22 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1547 |
