Zaky, Farhan Raudi (2026) EKSISTENSI DAN NILAI BUDAYA KESENIAN BUTA KARARAS SEBAGAI BUDAYA LOKAL DI DESA PANJALU KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (139kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (471kB)
3. PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Download (374kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (383kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (120kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (212kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (139kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (262kB)
9. BAB 1.pdf
Download (242kB)
10. BAB 2.pdf
Download (338kB)
11. BAB 3.pdf
Download (259kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (232kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
16. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
Abstract
Farhan Raudi Zaky. 2026. Eksistensi dan Nilai Budaya Kesenian Buta Kararas sebagai Budaya Lokal di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih bertahannya kesenian Buta Kararas di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis di tengah perkembangan budaya modern dan perubahan pola hiburan masyarakat. Kesenian Buta Kararas merupakan kesenian tradisional berbentuk helaran yang menggunakan atribut menyerupai buta atau raksasa dengan bahan utama berupa daun pisang kering (kararas). Kesenian ini menjadi salah satu budaya lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat Panjalu dan mengandung berbagai nilai budaya di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi kesenian Buta Kararas serta mengetahui nilai budaya yang terdapat dalam kesenian Buta Kararas di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Informan dalam penelitian ini terdiri dari sesepuh kesenian, ketua kelompok kesenian, pemain Buta Kararas, pemain musik, masyarakat, dan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Buta Kararas di Desa Panjalu masih memiliki eksistensi yang cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya regenerasi kepada generasi muda, frekuensi pertunjukan yang relatif stabil, serta keberlanjutan kesenian melalui inovasi dan pelestarian budaya. Frekuensi pertunjukan sempat mengalami penurunan pada tahun 2020–2021 akibat pandemi Covid-19, namun kembali meningkat dan stabil setelah kondisi kembali normal. Kesenian Buta Kararas juga memiliki berbagai nilai budaya yaitu nilai identitas lokal, nilai spiritual, nilai seni dan estetika, nilai sosial, serta nilai edukatif.
Kata Kunci: Eksistensi, Nilai Budaya, Kesenian Buta Kararas
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 02:20 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 02:20 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7833 |
