AULIA, FARAH KAYLA (2026) PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING, COUNTRY OF ORIGIN DAN LABEL HALAL TERHADAP MINAT BELI PRODUK KOSMETIK KOREA HALAL MELALUI BRAND TRUST SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Konsumen Muslim di Jawa Barat). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (190kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (290kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (294kB)
5. PEDOMAN TRANSLITERASI.pdf
Download (370kB)
6. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (228kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (189kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (154kB)
9. BAB 1.pdf
Download (439kB)
10. BAB 2.pdf
Download (488kB)
11. BAB 3.pdf
Download (294kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (643kB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (245kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan industri kosmetik, khususnya produk kosmetik Korea, mengalami peningkatan yang signifikan seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap tren kecantikan. Pemanfaatan social media marketing menjadi salah satu strategi yang banyak digunakan dalam mempengaruhi minat beli konsumen. Selain itu, faktor lain seperti country of origin dan label halal juga turut mempengaruhi minat beli konsumen. Meskipun social media marketing telah banyak digunakan sebagai strategi pemasaran, tidak semua aktivitas tersebut mampu membangun kepercayaan terhadap merek. Di sisi lain, faktor seperti country of origin dan label halal justru seringkali menjadi pertimbangan utama dalam membentuk kepercayaan dan minat beli konsumen, khususnya pada produk kosmetik yang berkaitan langsung dengan keamanan penggunaan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan tools SmartPLS 4.0. Populasinya adalah konsumen muslim di Jawa Barat yang pernah/berminat menggunakan produk kosmetik Korea halal, dan teknik pengambilan sampel adalah teknik non probability sampling. Teknik analisis data dimulai dari analisis Least Square (PLS), pengukuran outer model, pengukuran inner model, dan uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa social media marketing, country of origin, dan label halal secara langsung berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Sementara itu, country of origin dan Label Halal terbukti berpengaruh signifikan terhadap brand trust. Namun, social media marketing tidak berpengaruh terhadap brand trust. Lebih lanjut, brand trust memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli. Dalam pengujian mediasi, ditemukan bahwa brand trust tidak mampu memediasi pengaruh social media marketing terhadap minat beli. Sebaliknya, brand trust mampu memediasi pengaruh country of origin dan label halal terhadap minat beli secara signifikan. Implikasi penelitian ini yaitu bagi pihak perusahaan perlu memprioritaskan transparansi akan informasi dan kualitas interaksi digital untuk membangun kepercayaan konsumen. Strategi pemasaran sebaiknya lebih menonjolkan strategi marketing pada media sosial yang kredibel. Akademisi juga dapat menggunakan temuan ini untuk mengembangkan kajian terkait perilaku konsumen digital di sektor halal. Peneliti selanjutnya disarankan mengeksplorasi variabel lain yang relevan agar hasil penelitian lebih komprehensif. Kata kunci: Social Media Marketing, Country of Origin, Label Halal, Minat Beli, Brand Trust
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 08:09 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 08:09 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7323 |
