Saqina, Danti (2026) PENGARUH TREND FASHION, BRAND IMAGE, DAN GAYA HIDUP TERHADAP PREFERENSI MEMILIH PRODUK PAKAIAN MUSLIM (STUDI KASUS PADA KONSUMEN PRODUK PAKAIAN MUSLIM DI KOTA TASIKMALAYA). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER .pdf
Download (277kB)
2. LEMBAR PEGESAHAN .pdf
Download (84kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN (1).pdf
Download (56kB)
4. KATA PENGANTAR .pdf
Download (215kB)
5. ABSTRAK .pdf
Download (229kB)
6. DAFTAR ISI .pdf
Download (298kB)
7. BAB I .pdf
Download (308kB)
8. BAB II.pdf
Download (607kB)
9. BAB III.pdf
Download (553kB)
10. BAB IV .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (806kB)
11. BAB V .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
12. DAFTAR PUSTAKA .pdf
Download (262kB)
13. LAMPIRAN .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (337kB)
Abstract
Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal, khususnya sektor fashion yang berkembang pesat sebagai identitas budaya sekaligus gaya hidup modern. Tren halal fashion tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap syariah, tetapi juga aspek etika, keberlanjutan, serta citra merek yang mampu membangun kedekatan emosional dengan konsumen, terutama generasi muda. Kota Tasikmalaya dengan dominasi muslim menunjukkan geliat industri pakaian muslim yang kuat, ditandai dengan meningkatnya minat terhadap produk lokal yang mengikuti tren global. Fenomena ini menegaskan bahwa preferensi halal fashion dipengaruhi oleh tren fashion, gaya hidup, dan brand image. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SmartPLS 3.0 melalui teknik Structural Equation Modeling (SEM). PLS-SEM dipilih karena mampu menguji hubungan prediktif antar konstruk tanpa syarat distribusi normal dan ukuran sampel besar. Evaluasi dilakukan melalui outer model (validitas dan reliabilitas) serta inner model (R², f², dan path coefficients) untuk menilai kekuatan hubungan antar variabel. Populasi penelitian adalah masyarakat muslim Tasikmalaya yang pernah membeli produk pakaian muslim, dengan data dikumpulkan melalui angket Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren fashion tidak berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen muslim dalam memilih pakaian, karena mereka lebih dipengaruhi oleh nilai religius dan sosial. Sebaliknya, gaya hidup Islami berpengaruh positif dan signifikan, mencerminkan identitas serta nilai keislaman. Faktor dominan adalah brand image, yang mampu menciptakan kepercayaan, loyalitas, dan keterikatan emosional konsumen terhadap produk pakaian muslim. Implikasi penelitian ini mencakup tiga aspek utama. Bagi akademisi, hasilnya dapat memperluas kajian preferensi konsumen muslim dengan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan dimensi religius, sosial, dan psikologis. Bagi praktisi, strategi pemasaran perlu menekankan nilai keislaman, gaya hidup Islami, serta brand image yang autentik dan konsisten. Sementara itu, pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi keagamaan diharapkan mendukung edukasi serta membangun ekosistem fashion halal melalui narasi positif dan kolaborasi dengan komunitas kreatif. Kata Kunci: Trend Fashion, Gaya Hidup, Brand Image, Preferensi Halal Fashion
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 04:27 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 04:27 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7316 |
