BARIYAH, RIMA KHOERUL (2026) POTENSI MUSEUM TALAGAMANGGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. cover.pdf
Download (153kB)
2. lembar pengesahan.pdf
Download (189kB)
3. lembar penguji.pdf
Download (163kB)
4. lembar persetujuan.pdf
Download (183kB)
5. abstrak.pdf
Download (165kB)
6. abstract.pdf
Download (127kB)
7. kata pengantar.pdf
Download (115kB)
8. ucapan terima kasih.pdf
Download (130kB)
9. daftar isi.pdf
Download (301kB)
10. daftar tabel.pdf
Download (173kB)
11. daftar gambar.pdf
Download (178kB)
12. daftar lampiran.pdf
Download (174kB)
13. bab 1.pdf
Download (218kB)
14. bab 2.pdf
Download (260kB)
15. bab 3.pdf
Download (256kB)
16. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (901kB)
17. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
18. daftar pustaka.pdf
Download (175kB)
19. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
20. daftar riwayat hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
Abstract
Pengembangan sumber belajar yang autentik dan kontekstual memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Salah satu yang dapat dimanfaatkan yaitu potensi Museum Talagamanggung sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah berdirinya Museum Talagamanggung, mengidentifikasi koleksi serta relevansi koleksi Museum Talagamanggung dengan kurikulum serta menjelaskan strategi implementasi Museum Talagamanggung sebagai sumber belajar sejarah. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa Museum Talagamanggung merupakan bangunan pemerintahan pada masa Kerajaan Talaga Manggung yang dulunya bernama Bumi Manik atau Bumi Alit, berfungsi sebagai tempat penyimpanan senjata dan berbagai kebutuhan logistik yang kemudian dialihfungsikan menjadi Museum pada tahun 1991. Koleksi yang terdapat di museum mencakup koleksi pada masa Hindu-Budha, koleksi pada masa Islam dan koleksi pada masa Kolonial yang memiliki keterkaitan materi dengan kurikulum. Museum Talagamanggung menyimpan berbagai peninggalan bersejarah yang masih autentik sehingga dapat dimanfaatkan oleh peserta didik. Namun, masih terdapat kekurangan dalam fasititasnya seperti kurangnya kurator dan pengelola museum sehingga perlu pendampingan khusus oleh guru terdahap peserta didik yang berkunjung. Strategi implementasi yang dapat digunakan yaitu dengan field trip (kunjungan lapangan) ke Museum Talagamanggung dengan mengaitkan materi pembelajaran di kelas yaitu metodologi sejarah dengan langkah pemilihan topik sejarah lokal, heuristik, pengumpulan sumber, verifikasi sumber atau kritik, interpretasi, kemudian historiografi. Kata Kunci: Potensi, Museum Talagamanggung, Sumber belajar sejarah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LA History of education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:36 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:36 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7254 |
