RAMDANI, ANISA SUCI RAHMA (2026) HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI, VITAMIN C DAN KEBIASAAN KONSUMSI PANGAN SUMBER TANIN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI (Studi Cross Sectional di SMPN 1 Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (216kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (94kB)
3. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (350kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (141kB)
5. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (260kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (204kB)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (190kB)
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (191kB)
10. PERNYATAAN.pdf
Download (228kB)
11. KATA PENGANTAR.pdf
Download (202kB)
12. ABSTRAK.pdf
Download (236kB)
13. BAB I.pdf
Download (242kB)
14. BAB II.pdf
Download (577kB)
15. BAB III.pdf
Download (477kB)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (539kB)
17. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
18. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (225kB)
20. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berkaitan dengan asupan zat gizi, khususnya zat besi, vitamin C, serta konsumsi inhibitor seperti tanin. Zat besi berperan dalam pembentukan hemoglobin, sedangkan vitamin C meningkatkan absorpsi besi dan tanin dapat menghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat besi, vitamin C, dan kebiasaan konsumsi pangan sumber tanin dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMPN 1 Rajapolah. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional pada 73 siswi kelas VIII. Data asupan zat besi dan vitamin C dikumpulkan menggunakan SQ-FFQ dan frekuensi konsumsi pangan sumber tanin dikumpulkan menggunakan FFQ melalui wawancara, serta pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHb. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 12,2 g/dL dengan 41,1% responden mengalami anemia. Rerata asupan zat besi 8,4 gr, rerata asupan vitamin C 44,6 mg. Rerata skor frekuensi kebiasaan konsumsi pangan sumber tanin 74 dan rerata kepatuhan mengonsumsi TTD 0,00 (tidak mengonsumsi). Terdapat hubungan antara asupan zat besi dengan kadar hemoglobin (p=0,007; ρ=0,316), sedangkan asupan vitamin C (p=0,520), konsumsi tanin (p=0,998), dan kepatuhan TTD (p=0,639) tidak berhubungan. Disimpulkan bahwa asupan zat besi berhubungan dengan kadar hemoglobin, sementara variabel lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Remaja putri diharapkan dapat mengonsumsi sumber zat besi sesuai dengan angka kecukupan gizi per hari serta memperhatikan konsumsi enhancer dan inhibitor zat besi. Kata kunci: zat besi, vitamin C, tanin, hemoglobin, remaja putri
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:20 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:20 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6804 |
