Putri, Widia Yulianti (2026) Hubungan Literasi Digital dengan Tingkat Fear of Missing Out (FoMO) pada Mahasiswa Pendidikan Masyarakat. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (3MB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (340kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (321kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH.pdf
Download (382kB)
5. MOTO HIDUP.pdf
Download (3MB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (202kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (3MB)
8. DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR.pdf
Download (3MB)
9. BAB 1.pdf
Download (202kB)
10. BAB 2.pdf
Download (432kB)
11. BAB 3.pdf
Download (393kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (713kB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (171kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Perkembangan teknologi digital dan penggunaan media sosial yang semakin intensif di kalangan mahasiswa memunculkan berbagai dinamika psikososial, salah satunya adalah fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Mahasiswa sebagai pengguna aktif media digital berpotensi mengalami kecemasan akibat kekhawatiran tertinggal informasi atau aktivitas sosial orang lain. Fenomena ini tidak dapat dilepaskan dari tingkat literasi digital mahasiswa dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi digital dengan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa Pendidikan Masyarakat Universitas Siliwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survey. Sampel penelitian berjumlah 104 mahasiswa Pendidikan Masyarakat angkatan 2022-2025 yang dipilih menggunakan teknik accidental (convenience) sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara literasi digital dan Fear of Missing Out (FoMO) dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,341, yang berada pada kategori rendah, serta nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung antara literasi digital dan tingkat FoMO, meskipun kekuatan hubungannya tergolong rendah. Secara kontekstual, mahasiswa dengan tingkat literasi digital yang lebih tinggi cenderung memiliki keterlibatan yang lebih intens dalam penggunaan media digital, sehingga meningkatkan paparan terhadap arus informasi dan aktivitas sosial di media digital yang dapat berkaitan dengan tingkat FoMO. Kondisi ini menunjukkan bahwa literasi digital yang dimiliki mahasiswa masih cenderung berada pada tingkat fungsional dan belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis serta regulasi diri dalam penggunaan media digital. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa literasi digital memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat FoMO pada mahasiswa, namun dengan kekuatan hubungan yang rendah sehingga tidak menjadi faktor dominan.
Kata Kunci : Literasi Digital, Fear of Missing Out, Mahasiswa, Media Sosial, Kesadaran Kritis Digital
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 07:23 |
| Last Modified: | 11 May 2026 07:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6667 |
