Mutmainah, Nena Siti (2026) PERAN PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM IMPLEMENTASI WAJIB BELAJAR 12 TAHUN (Studi Fenomenologi di Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (177kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (187kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (364kB)
4. MOTO DAN PERSEMBAHAAN.pdf
Download (168kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (278kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (149kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (175kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (177kB)
9. DAFTAR TABEL.pdf
Download (149kB)
10. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (146kB)
11. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (154kB)
12. BAB 1.pdf
Download (211kB)
13. BAB 2.pdf
Download (369kB)
14. BAB 3.pdf
Download (362kB)
15. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
16. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (223kB)
18. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia masih menghadapi berbagai permasalahan di masyarakat. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, pemerintah meluncurkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga menekankan pentingnya peran pendamping dalam mendorong kesadaran dan partisipasi keluarga penerima manfaat (KPM) terhadap pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan bantuan untuk kepentingan pendidikan anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap program wajib belajar di kelurahan Sumelap, kecamatan Tamansari, kota Tasikmalaya. Metodologi penelitian kualitatif fenomenologi digunakan dalam penelitian ini, sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) berperan untuk meningkatkan kesadaran KPM akan pentingnya Program Wajib Belajar 12 Tahun bagi anak-anak mereka dengan pemberian motivasi dan dukungan kepada KPM, pendamping juga mengedukasi dengan pemberian materi P2K2 dan sosialisasi, dalam peran perwakilan pendamping PKH membantu KPM untuk menyampaikan aspirasi, menghubungkan KPM dengan lembaga pendidikan untuk memastikan anak-anak KPM mengikuti Program Wajib Belajar 12 Tahun, serta peran teknis yaitu hanya memberikan informasi umum terkait Program Wajib Belajar 12 Tahun dan melakukan pemantauan kepada KPM. Simpulan dari penelitian ini adalah pendamping PKH berperan dalam menjalankan program wajib belajar yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui peran fasilitatif, peran edukasional, peran perwakilan dan peran teknis yang diberikan pendamping.
Kata kunci: Peran Pendamping, Program Keluarga Harapan, Program wajib belajar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 04:02 |
| Last Modified: | 11 May 2026 04:02 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6651 |
