Alawi, Erwin (2025) STRATEGI PEMENANGAN HABIB QASIM NURWAHAB DALAM KONSTESTASI PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2024 DI KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (94kB)
2. pernyataan.pdf
Download (337kB)
3. pengesahan.pdf
Download (507kB)
4. Kata Pengantar.pdf
Download (144kB)
5. abstrak.pdf
Download (208kB)
6. Daftar Isi.pdf
Download (193kB)
7. Daftar Gambar.pdf
Download (88kB)
8.Daftar Tabel.pdf
Download (105kB)
9. bab 1.pdf
Download (337kB)
10. bab 2.pdf
Download (325kB)
11. bab 3.pdf
Download (247kB)
12. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (665kB)
13. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
14. Daftar Pustaka.pdf
Download (183kB)
15.Lampiran Wawancara.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan Habib Qasim Nurwahab sebagai calon legislatif muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memperoleh 3.809 suara dan berhasil memenangkan Pemilu Legislatif 2024 di Daerah Pemilihan IV (Mangkubumi–Kawalu) Kota Tasikmalaya, meskipun bukan kandidat incumbent. Keberhasilannya tidak terlepas dari latar belakang sosial-keagamaan, kedekatan dengan komunitas Nahdlatul Ulama (NU), serta kemampuannya memadukan strategi politik dan marketing politik secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemenangan yang digunakan Habib Qasim dalam kontestasi politik tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses kondensasi, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori strategi politik Peter Schroeder, yang menekankan strategi ofensif dan defensif, serta teori marketing politik 4P dari Niffenegger (product, price, place, promotion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ofensif Habib Qasim memperluas basis dukungan melalui jejaring organisasi kepemudaan, komunitas pesantren, serta kampanye tatap muka di tingkat akar rumput. Sementara secara defensif, ia memperkuat dukungan dari basis NU, keluarga pesantren, dan konstituen PKB. Dalam perspektif 4P, produk politik yang ditonjolkan adalah citra religius, kedekatan kultural, dan rekam jejak organisasi; price difokuskan pada kedekatan emosional dan kepercayaan pemilih; place diwujudkan melalui pemetaan wilayah Mangkubumi–Kawalu yang berbasis kultur; dan promotion dilakukan melalui kombinasi media konvensional, kegiatan sosial, serta kampanye digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemenangan Habib Qasim merupakan hasil dari integrasi strategi politik dan marketing politik yang relevan dengan karakter sosial masyarakat setempat. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi kampanye digital, penguatan konsolidasi partai, serta peningkatan literasi politik pemilih untuk mewujudkan kontestasi politik yang lebih rasional.
Kata Kunci: Pemilu Legislatif, Marketing Politik, Habib Qasim Nurwahab
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 06:51 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 06:51 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6119 |
