HARDIANTI, GINA LISTIANA (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN KEBIASAAN KONSUMSI JUNK FOOD DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI KOTA TASIKMALAYA (Studi Observasional pada Siswa Kelas X dan XI di SMA Negeri 8 Tasikmalaya Tahun 2025). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. cover.pdf
Download (97kB)
2. lembar persetujuan.pdf
Download (144kB)
3. lembar pengesahan.pdf
Download (113kB)
4. lembar persembahan.pdf
Download (66kB)
5. biodata.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
6. daftar isi.pdf
Download (123kB)
7. pernyataan.pdf
Download (127kB)
8. kata pengantar.pdf
Download (135kB)
9. abstrak.pdf
Download (136kB)
10. bab i.pdf
Download (161kB)
11. bab ii.pdf
Download (281kB)
12. bab iii.pdf
Download (377kB)
13. bab iv.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
14. bab v.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
15. bab vi.pdf
Download (133kB)
16. daftar pustaka.pdf
Download (245kB)
17. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Gizi lebih yaitu overweight dan obesitas menjadi masalah kesehatan remaja dengan peningkatan prevalensi cepat yaitu lebih dari 390 juta remaja usia 10 – 19 tahun di seluruh dunia mengalami gizi lebih. Gizi lebih dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk pengetahuan gizi, kebiasaan konsumsi junk food, asupan zat gizi makro, aktivitas fisik, jenis kelamin dan pengaruh obat-obatan. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi dan kebiasaan konsumsi junk food dengan kejadian gizi lebih pada remaja di SMA Negeri 8 Tasikmalaya pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan observasional dan desain cross sectional pada 99 responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data didapatkan dengan melakukan wawancara dan kuesioner pengetahuan gizi, aktivitas fisik, food frequency questionnaire (FFQ) untuk kebiasaan konsumsi junk food dan food recall 24 jam untuk asupan zat gizi makro serta pengukuran antropometri menggunakan stadiometer untuk tinggi badan dan timbangan digital untuk berat badan. Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan gizi (p-value =0,000) dengan kebiasaan konsumsi junk food. Pengetahuan gizi (p-value =0,007) dan kebiasaan konsumsi junk food (p-value =0,000) dengan kejadian gizi lebih pada remaja. Variabel pengganggu seperti asupan zat gizi makro dan aktivitas fisik juga terdapat hubungan dengan kejadian gizi lebih pada remaja, sementara jenis kelamin tidak ada hubungan pada kejadian gizi lebih. Disimpulkan bahwa pengetahuan gizi merupakan faktor risiko penting terhadap kebiasaan konsumsi junk food, serta pengetahuan gizi yang tidak baik, kebiasaan konsumsi junk food sering merupakan faktor risiko dalam mengalami gizi lebih pada remaja. Hasil ini menegaskan bahwa perlu dilakukan intervensi melalui edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan menganai gizi.
Kata Kunci: Junk food, Obesitas, Overweight, Pengetahuan gizi, Remaja
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:12 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:12 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6047 |
