PUTRI, CHINTYA DELIANA (2025) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN EMOTIONAL EATING DENGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO PADA REMAJA (Studi pada Siswa dan Siswi Kelas XII SMA Negeri 2 Singaparna Tahun 2025). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (253kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (234kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (351kB)
4. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (171kB)
5. DAFTAR ISI.pdf
Download (284kB)
6. PERNYATAAN .pdf
Download (247kB)
8. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (283kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (247kB)
9. BAB I.pdf
Download (292kB)
10. BAB II.pdf
Download (418kB)
11. BAB III.pdf
Download (451kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (417kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
14. BAB VI.pdf
Download (265kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (258kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Revisi After Sidang Skripsi.pdf
Download (4MB)
Abstract
Masa remaja merupakan fase dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan sehingga membutuhkan asupan zat gizi makro yang seimbang. Ketidakseimbangan asupan dapat memicu masalah gizi seperti underweight dan overweight. Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi regulasi hormon ghrelin leptin yang meningkatkan nafsu makan, sedangkan emotional eating merupakan kecenderungan mengonsumsi makanan sebagai respon emosi negatif yang dapat berkontribusi pada ketidakseimbangan asupan zat gizi makro. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan kualitas tidur dan emotional eating dengan asupan zat gizi makro pada remaja kelas XII SMA Negeri 2 Singaparna tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Singaparna. Sebanyak 80 sampel dipilih menggunakan metode proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), subskala emotional eating dari Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ), dan food recall 2×24 jam. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan asupan karbohidrat (p=0,942), asupan protein (p=0,129), dan asupan lemak (p=0,676). Tidak ada hubungan bermakna antara emotional eating dengan asupan karbohidrat (p=0,252), asupan protein (p=0,263), dan asupan lemak (p=0,655). Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas tidur dan emotional eating tidak berhubungan signifikan dengan asupan zat gizi makro pada remaja di SMA Negeri 2 Singaparna, dimana faktor eksternal seperti kontrol keluarga dan keterbatasan waktu akses makanan di lingkungan sekolah lebih dominan dalam menentukan asupan zat gizi makro dibandingkan mekanisme biologis dan psikologis. Saran untuk remaja adalah menjaga kualitas tidur dan meningkatkan kesadaran tentang emotional eating, sementara sekolah disarankan menyediakan kantin sehat dan memperkuat program edukasi gizi serta manajemen emosi melalui Bimbingan Konseling.
Kata Kunci: asupan zat gizi makro, emotional eating, kualitas tidur, remaja
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 01:58 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 01:58 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6044 |
