Susilo, Dwinisa Syahrunnajah (2025) HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DAN MENORAGIA DENGAN STATUS ANEMIA PADA REMAJA PUTRI (Studi Observasional pada Siswi SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya Tahun 2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER .pdf
Download (28kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN .pdf
Download (205kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (286kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (18kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (31kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (92kB)
7. PERNYATAAN .pdf
Download (264kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (84kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (149kB)
10. BAB I.pdf
Download (46kB)
11. BAB II.pdf
Download (305kB)
12. BAB III.pdf
Download (212kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (177kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang dialami oleh berbagai kelompok usia, termasuk remaja putri. Dampaknya antara lain berupa penurunan konsentrasi belajar, peningkatan risiko gangguan tumbuh kembang janin, kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (bblr) yang dapat memicu stunting, serta gangguan neurokognitif. Prevalensi anemia pada remaja putri usia 12–16 tahun di Kota Tasikmalaya mencapai 44,2% dan SMP Negeri 5 sebagai sekolah dengan angka tertinggi di Kecamatan Cipedes, yaitu 51%. Rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan kondisi menoragia diduga berperan dalam kejadian anemia. Menoragia merupakan gangguan menstruasi berupa durasi panjang dan volume darah menstruasi melebihi batas normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan konsumsi TTD dan menoragia dengan status anemia pada siswi di SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Sampel terdiri atas 81 siswi kelas VII dan VIII yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui food recall 2×24 jam, lembar ceklis konsumsi TTD, kalender menstruasi, piktogram menstruasi, serta pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat HemoCue 201+. Variabel pengganggu seperti tingkat kecukupan zat besi dan protein, serta konsumsi minuman mengandung inhibitor dan makanan mengandung enhancer penyerapan zat besi turut dianalisis. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Seluruh responden dinyatakan tidak patuh mengonsumsi TTD (100%) sehingga variabel tersebut tidak dianalisis secara statistik. Sebagian besar responden tidak mengalami menoragia (77,8%). Hasil uji menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara menoragia dengan status anemia (p-value > 0,05).
Kata Kunci: anemia, menoragia, remaja putri, Tablet Tambah Darah (TTD)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:13 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:13 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5042 |
