Meitasari, Lita (2025) PERKEMBANGAN SENI LUKIS INDONESIA TAHUN 1942-1949. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (159kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (74kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (117kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (73kB)
5. MOTTO.pdf
Download (206kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (162kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (150kB)
8. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (228kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (242kB)
10. BAB I.pdf
Download (306kB)
11. BAB II.pdf
Download (271kB)
12. BAB III.pdf
Download (373kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (225kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17. Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
Abstract
Seni lukis pada tahun 1942-1949 tidak hanya berkembang dari segi gaya, tema, aliran ataupun estetikanya saja, tetapi juga sebagai bagian dari perjuangan nasional dan proses pembentukan identitas budaya bangsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan seni lukis Indonesia pada tahun 1942-1949. Penelitian ini menggunakana metode penelitian Sejarah yang terdiri dari lima komponen yaitu pemilihan topik, pengumpulan data (heuristik), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode studi pustaka. Seni lukis Indonesia tahun 1942-1945 tepatnya pada masa pendudukan Jepang berkembang cukup pesat karena Jepang memberikan fasilitas dan mendukung seniman Indonesia untuk membuat karya-karya seni, aliran seni lukis yang digunakan oleh kebanyakan pelukis serta diminati oleh mayoritas masyarakat Indonesia pada masa pendudukan Jepang adalah aliran seni impresionis, realis, dan naturalis namun aliran ekspresionis juga semakin banyak digunakan oleh para pelukis. Memasuki masa revolusi Indonesia tahun 1945 1949, seni lukis berubah menjadi alat propaganda yang digunakan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sekaligus sebagai alat dokumentasi Sejarah, aliran seni lukis pada masa revolusi ini lebih condong kepada aliran seni lukis realisme dan ekspresionisme dengan tema-tema perjuangan dan realitas kehidupan rakyat. Tahun 1942-1949 seni lukis tidak hanya dijadikan sebagai estetika saja namun juga menjadi media untuk perjuangan serta cerminan kondisi sosial politik saat itu. Para pelukis sering memanfaatkan karyanya untuk merepresentasikan semangat zaman yaitu mengenai tekad rakyat dalam mempertahankan kemerdekaannya.
Kata Kunci: Seni Lukis, Aliran seni, Pelukis
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:12 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:12 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4610 |
