Nurhaliza, Siti (2025) PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN WANITA DENGAN CORAK PAES AGENG YOGYAKARTA TAHUN 1990-2015. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (141kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (407kB)
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (339kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (471kB)
5. HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (116kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (257kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (164kB)
8. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (197kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (302kB)
10. BAB 1.pdf
Download (585kB)
11. BAB 2.pdf
Download (1MB)
12. BAB 3.pdf
Download (509kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (388kB)
14. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (266kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
17. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
Abstract
Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Tata Rias Pengantin Wanita Corak Paes Ageng Yogyakarta pada tahun 1990-2015. Salah satu bagian dari rangkaian upacara perkawinan adat Jawa adalah rias pengantin. Skripsi ini menggunakan pendekatan Sejarah dengan memanfaatkan sumber-sumber primer dan sekunder untuk mengidentifikasikan berbagai perubahan dalam Tata Rias Pengantin Wanita Corak Paes Ageng Yogyakarta. Hasil dari penelitian skripsi ini yaitu Paes Ageng Yogyakarta semula tidak diperkenankan untuk masyarakat biasa, namun pada pemerintahan HB IX mulai disahkan dan dapat digunakan oleh masyarakat biasa. Perkembangan Paes Ageng pada masa tradisional semula hanya menggunakan produk alami, namun setelah berkembangnya produk kosmetika para pengantin mulai mengggunakan kosmetika seperti fondation, eye shadow, dan blush on agar tampilan lebih memukau. Peberubah Paes Ageng dikarenakan adanya faktor yang mempengaruhi dalam perubahan dan perkembangan tata rias paes ageng yogyakarta yang dipengaruh dari lingkaran profesional dan sosial yakni juru rias dan komunitas menghadirkan dinamika yang berbeda namun sama kuatnya. Di sini, terjadi polarisasi yang jelas antara dua figur utama: perias adat dan Makeup Artist (MUA) kontemporer. Seorang perias adat sejati sering kali bukan hanya seorang ahli teknis, tetapi juga seorang pemandu spiritual.
Kata kunci: Tata rias pengantin, Paes Ageng Yogyakarta, Makeup-Artist, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 01:57 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 01:57 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4545 |
