FAUZI, CEPI NUR (2025) ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ANALOGI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SILVER DAN HANSON. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (127kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (258kB)
3. SURAT KETERANGAN REVISI UJIAN SKRIPSI.pdf
Download (484kB)
4. PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (377kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (13kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (78kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (102kB)
8. BAB 1.pdf
Download (107kB)
9. BAB 2.pdf
Download (562kB)
10. BAB 3 .pdf
Download (206kB)
11. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
12. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (87kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
15. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (29kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran analogi matematis siswa ditinjau dari gaya belajar Silver dan Hanson, yaitu mastery learning, self expressive learning, interpersonal learning, dan understanding learning. Subjek dalam penelitian ini adalah lima orang siswa kelas VIII J SMP Negeri 20 Kota Tasikmalaya, terdiri atas dua siswa dengan gaya belajar mastery learning, serta masing-masing satu siswa dengan gaya self-expressive learning, interpersonal learning, dan understanding learning. Pemilihan subjek didasarkan pada keterwakilan setiap tipe gaya belajar serta pada subjek yang paling banyak menjawab tahapan kemampuan penalaran analogi matemati. Instrumen yang digunakan meliputi angket gaya belajar, soal tes kemampuan penalaran analogi matematis, dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, pelaksanaan tes tertulis, dan wawancara mendalam terhadap subjek terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar mastery learning cenderung menyelesaikan soal secara sistematis, tetapi masih melakukan kesalahan teknis. Siswa dengan gaya self-expressive learning mampu mengenali informasi penting, namun kurang teliti dalam tahap pemetaan dan penerapan. Siswa dengan gaya interpersonal learning menunjukkan kemampuan dalam menjelaskan proses berpikir secara lisan, tetapi kurang tepat dalam menyimpulkan. Sementara itu, siswa dengan gaya understanding learning menunjukkan tahapan penalaran analogi yang paling lengkap dan konsisten, meskipun terdapat kekeliruan pada hasil akhir. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik gaya belajar siswa berkaitan dengan pola penyelesaian dalam tahapan penalaran analogi matematis.
Kata kunci: analisis, kemampuan penalaran analogi matematis, gaya belajar Silver dan Hanson
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 01:41 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 01:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3307 |
