IRASHOFA, GHAITSA (2025) STUDI STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN SOIL NAILING (Studi Kasus: Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan Paket 3). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover.pdf
Download (323kB)
2. Lembar Pengesahan.pdf
Download (676kB)
3. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (180kB)
4. Abstrak.pdf
Download (273kB)
5. Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar.pdf
Download (417kB)
6. Bab I.pdf
Download (251kB)
7. Bab II.pdf
Download (1MB)
8. Bab III.pdf
Download (530kB)
9. Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
10. Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
11. Daftar Pustaka.pdf
Download (190kB)
12. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Timbunan tanah pada oprit jembatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan Paket
3 difungsikan sebagai counterweight struktur abutment, artinya keseimbangan gaya
lateral ditentukan oleh beda tinggi tanah di depan dan belakang abutment. Rencana
pembangunan jalan di bawah jembatan mengakibatkan timbunan tanah di depan
abutment harus digali 4,2 m dengan kemiringan 85° yang menyebabkan abutment
menjadi free standing dan terganggu kestabilannya. Maka, perlu dilakukan
perkuatan agar lereng tetap stabil, yaitu dengan metode soil nailing. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng sebelum dan sesudah menggunakan
perkuatan soil nailing. Analisis dilakukan menggunakan metode kesetimbangan
batas bishop simplified, baik secara manual maupun dengan perangkat lunak.
Dalam analisis menggunakan soil nailing, digunakan beberapa variasi parameter
nail, yaitu variasi kemiringan 10°, 15°, dan 20°; panjang 4,02 m, 5,4 m, dan 12 m;
serta jarak antar nail 1,25 m, 1,5 m, dan 1,75 m lalu dilihat bagaimana pengaruh
variasi tersebut terhadap stabilitas lereng. Hasil analisis menunjukkan faktor
keamanan lereng eksisting secara manual yaitu 1,197 untuk kondisi statik dan 1,007
untuk kondisi gempa, serta menggunakan perangkat lunak yaitu 1,185 untuk
kondisi statik dan 1,034 untuk kondisi gempa. Setelah menggunakan soil nailing,
nilai faktor kemanan lereng yaitu bervariasi antara 1,491 hingga 3,210 untuk
kondisi statik dan 1,349 hingga 2,961 untuk kondisi gempa. Analisis menunjukkan
bahwa peningkatan kemiringan nail menyebabkan penurunan nilai faktor
keamanan, peningkatan panjang nail menyebabkan peningkatan nilai faktor
keamanan, dan peningkatan jarak antar nail menyebabkan penurunan nilai faktor
keamanan.
Kata kunci : Bishop Simplified, Kesetimbangan Batas, Soil Nailing, Stabilitas
Lereng
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 07:28 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 07:28 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1747 |
