AZIZAH, RAIHANI AMANATUN (2025) HUBUNGAN ASUPAN KARBOHIDRAT DAN SERAT DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANG KOTA TASIKMALAYA (Studi Observasional pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tawang tahun 2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (243kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (17MB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (8MB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (337kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (233kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (353kB)
7. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (1MB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (340kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (335kB)
10. BAB I.pdf
Download (360kB)
11. BAB II.pdf
Download (630kB)
12. BAB III.pdf
Download (517kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (474kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat kurangnya sekresi insulin, respon insulin, atau keduanya. Hiperglikemia merupakan kondisi medis saat kadar glukosa darah melebihi batas normal yang merupakan karakteristik beberapa penyakit terutama diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan karbohidrat dan serat dengan kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tawang tahun 2025. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan crossectional. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 97 penderita diabetes melitus tipe 2. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden penderita diabetes melitus tipe 2 pada penelitian ini adalah perempuan (74,2%), tidak memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes melitus (68%), tidak bekerja (72,3%). Analisis bivariat variabel bebas dan terikat menggunakan uji korelasi Spearman Rank, untuk variabel perancu dan terikat menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis bivariat antara variabel bebas dan terikat menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan ada hubungan positif antara asupan karbohidrat dengan kadar glukosa darah puasa (p = 0,035 ; ρ = 0,215), ada hubungan asupan serat dengan kadar glukosa darah puasa (p = 0,001 ; ρ = -0,389). Temuan analisis bivariat untuk variabel pengganggu dengan variabel terikat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara obesitas dengan kadar glukosa darah puasa (p = 0,020 ; OR = 2,933). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara asupan karbohidrat, serat, dan obesitas dengan kadar glukosa darah puasa. Diharapkan bagi responden untuk lebih memperhatikan pola makan terutama dalam pengaturan karbohidrat dan asupan serat yang cukup guna mencegah terjadinya kadar glukosa darah yang tidak terkendali.
Kata Kunci: Asupan karbohidrat, asupan serat, diabetes melitus tipe II, kadar glukosa darah puasa, obesitas
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 06:42 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 06:42 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1722 |
