Azhara, Fadhya Nur (2025) MARKETING POLITIK PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA KOTA TASIKMALAYA DALAM MENYASAR PEMILIH MUDA PADA PEMILU 2024. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (13kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (389kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (393kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (28kB)
5. ABSTRACT.pdf
Download (45kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (96kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (51kB)
8. DAFTAR TABEL.pdf
Download (25kB)
9. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (26kB)
10. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (25kB)
11. BAB I.pdf
Download (236kB)
12. BAB II.pdf
Download (199kB)
13. BAB III.pdf
Download (50kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (641kB)
15. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (32kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (157kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
Abstract
Dalam konteks sosial-politik Indonesia, pemilih muda merupakan segmen
yang semakin penting dengan karakteristik unik, seperti keakraban dengan
teknologi digital dan kecenderungan mendukung isu-isu progresif. Meskipun PSI
telah mengusung partai yang menyasar pemilih muda, mereka tidak berhasil
memenangkan kursi dalam pemilu legislatif di Kota Tasikmalaya pada tahun 2024.
Hal ini mengindikasikan adanya tantangan dan dinamika lain yang perlu dianalisis
secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran
politik yang diterapkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam menyasar
pemilih muda di Kota Tasikmalaya pada Pemilu 2024. Fokus utama penelitian ini
adalah untuk memahami bagaimana PSI menggunakan berbagai elemen pemasaran
politik, termasuk program politik (product), promosi (promotion), harga (price),
dan distribusi (place), untuk menarik dukungan dari generasi milenial dan Gen Z.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran politik PSI di Kota
Tasikmalaya memiliki keunggulan dalam penggunaan media sosial (pull strategy),
yang relevan dengan pemilih muda yang melek teknologi. Namun, dominasi
pendekatan digital tidak diimbangi dengan interaksi fisik (push strategy), seperti
diskusi publik atau kegiatan tatap muka, sehingga mengurangi koneksi emosional
dengan pemilih. Branding PSI secara nasional juga tidak sepenuhnya berdampak
pada elektabilitas di daerah, terutama di Kota Tasikmalaya, karena persepsi partai
yang dianggap terlalu "elit" serta kurangnya relevansi program politik dengan
kebutuhan lokal pemilih muda.
Selain itu, distribusi pesan politik PSI yang lebih berfokus pada ranah digital
belum mampu menjangkau seluruh segmen pemilih muda, terutama di wilayah
pinggiran seperti Kawalu, Indihiang, Purbaratu, dan Mangkubumi, yang memiliki
keterbatasan akses internet. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya
strategi pemasaran politik yang lebih terintegrasi antara pendekatan digital dan fisik
serta relevansi program kerja dengan kebutuhan pemilih muda, khususnya di Kota
Tasikmalaya.
Kata Kunci: Marketing Politik, Pemilih Muda, Partai PSI
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 02:23 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 02:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1490 |
