MAHMUDAH, GHINA (2026) EKSISTENSI KESENIAN TRADISIONAL DI DESA SUNDAKERTA KECAMATAN SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
01. COVER.pdf
Download (40kB)
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (185kB)
03. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (183kB)
04. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (133kB)
05. ABSTRAK.pdf
Download (6kB)
06. ABSTRACT.pdf
Download (7kB)
07. KATA PENGANTAR.pdf
Download (44kB)
08. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (98kB)
09. DAFTAR ISI.pdf
Download (71kB)
10. DAFTAR TABEL.pdf
Download (10kB)
11. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (80kB)
12. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (23kB)
13. BAB I.pdf
Download (54kB)
14. BAB II.pdf
Download (67kB)
15. BAB III.pdf
Download (231kB)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
17. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (72kB)
19. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
20. RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat generasi muda terhadap kesenian tradisional sebagai dampak perkembangan teknologi dan modernisasi. Kondisi tersebut menyebabkan kesenian tradisional di Desa Sundakerta menghadapi tantangan dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesenian tradisional yang masih berkembang serta menganalisis upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat dalam mempertahankan eksistensinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Informan penelitian terdiri atas tokoh kesenian, anggota kelompok seni, aparat desa, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian tradisional seperti Degung Mustika Kencana, Lingkung Seni Sisingaan Abah Uget, dan Angklung Badud masih tetap eksis dan digunakan dalam berbagai kegiatan adat, hajatan, dan acara masyarakat. Upaya pelestarian dilakukan melalui latihan rutin, regenerasi pelaku seni, keterlibatan generasi muda, serta dukungan masyarakat dan pemerintah desa. Namun, perkembangan budaya modern dan rendahnya minat sebagian generasi muda masih menjadi hambatan dalam menjaga keberlangsungan kesenian tradisional. Kata Kunci: ekPenelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat generasi muda terhadap kesenian tradisional sebagai dampak perkembangan teknologi dan modernisasi. Kondisi tersebut menyebabkan kesenian tradisional di Desa Sundakerta menghadapi tantangan dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesenian tradisional yang masih berkembang serta menganalisis upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat dalam mempertahankan eksistensinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Informan penelitian terdiri atas tokoh kesenian, anggota kelompok seni, aparat desa, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian tradisional seperti Degung Mustika Kencana, Lingkung Seni Sisingaan Abah Uget, dan Angklung Badud masih tetap eksis dan digunakan dalam berbagai kegiatan adat, hajatan, dan acara masyarakat. Upaya pelestarian dilakukan melalui latihan rutin, regenerasi pelaku seni, keterlibatan generasi muda, serta dukungan masyarakat dan pemerintah desa. Namun, perkembangan budaya modern dan rendahnya minat sebagian generasi muda masih menjadi hambatan dalam menjaga keberlangsungan kesenian tradisional. Kata Kunci: eksistensi, kesenian tradisional, pelestarian budaya.sistensi, kesenian tradisional, pelestarian budaya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 06:34 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 06:34 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/8027 |
