DELIANTI, RAISA RAHMA (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI-10 SMAN 8 TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2025/2026. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (145kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (271kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (239kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (296kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (177kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (118kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (132kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (350kB)
9. BAB 1.pdf
Download (202kB)
10. BAB 2.pdf
Download (256kB)
11. BAB 3.pdf
Download (423kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (369kB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (191kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah dengan rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI SMAN 8 Tasikmalaya dalam pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran sejarah di kelas XI-10 SMAN 8 Tasikmalaya, serta untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diterapkannya model pembelajaran tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment, menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-10 SMAN 8 Tasikmalaya, dengan sampel yang digunakan yaitu kelas XI-10 sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 siswa dan kelas XI.9 sebagai kelas kontrol sebanyak 31 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes berbentuk soal uraian sebanyak 8 soal dalam bentuk pretest dan posttest yang disusun berdasarkan indikator kemampuan berpikir kreatif meliputi fluency, flexibility, originality, dan elaboration.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Hal ini dibuktikan melalui uji independent sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 dengan nilai mean difference sebesar 11,035, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang dengan rata-rata sebesar 66,75, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah sebesar 48,78. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih efektif dibandingkan pembelajaran yang tidak menggunkan model CPS dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran sejarah. Oleh karena itu, guru perlu melakukan inovasi dalam penerapan model pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Kata Kunci: Pembelajaran Sejarah, Creative Problem Solving (CPS), Kemampuan Berpikir Kreatif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 03:53 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 03:53 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7772 |
