DIKTRA, SALSA SILVIA (2026) PERAN MODEL HEXA HELIX TERHADAP PENGEMBANGAN UMKM DI TASIKMALAYA (Studi Kasus pada UMKM Frozen Food di Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (204kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (78kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (372kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (259kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (297kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (223kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (291kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (388kB)
9. BAB I.pdf
Download (357kB)
10. BAB II.pdf
Download (525kB)
11. BAB III.pdf
Download (332kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (455kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (268kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
Abstract
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah permodalan, inovasi produk, keterbatasan sumber daya manusia, hingga kesulitan mengakses pasar dan teknologi terkini. Oleh karena itu, pengembangan UMKM memerlukan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam suatu ekosistem. Model Hexa Helix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, media, dan lembaga keuangan menjadi pendekatan yang relevan, namun belum seluruh unsurnya berperan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Hexa Helix, mengidentifikasi unsur yang belum berperan, serta merumuskan Upaya optimalisasi peran dalam pengembangan UMKM Alphafood dan ACC Frozen Mart di Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan unsur Hexa Helix belum optimal, di mana pada UMKM Alphafood sebagian besar unsur telah berperan kecuali lembaga keuangan sedangkan pada ACC Frozen Mart hanya beberapa unsur yang terlibat. Ketidakterlibatan ini disebabkan oleh keterbatasan akses, kurangnya inisiatif kolaborasi, dan minimnya pemanfaatan jaringan pendukung. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kolaborasi dan kesadaran antar unsur untuk mengoptimalkan proses dalam mendorong pengembangan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata kunci: Hexa Helix, UMKM, Kolaborasi, Pengembangan Usaha
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Ekonomi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 04:20 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 04:20 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7709 |
