PUTRI, VANEZA SURYANA (2026) HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN BODY IMAGE DENGAN PERILAKU GANGGUAN MAKAN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 8 KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (182kB)
2. persetujuan.pdf
Download (247kB)
3. lembar pengesahan.pdf
Download (187kB)
4. kata pengantar.pdf
Download (194kB)
5. biodata.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
6. daftar isi.pdf
Download (217kB)
7. pernyataan.pdf
Download (427kB)
8. abstrak.pdf
Download (219kB)
9. bab i.pdf
Download (229kB)
10. bab ii.pdf
Download (344kB)
11. bab iii.pdf
Download (402kB)
12. bab iv.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
13. bab v.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
14. bab vi.pdf
Download (205kB)
15. daftar pustaka.pdf
Download (196kB)
16. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Perilaku gangguan makan adalah suatu gangguan yang dialami seseorang dalam kebiasaan makan berupa kelebihan atau kurangnya asupan makan. Terdapat tiga jenis perilaku gangguan makan yang sering terjadi pada remaja, yaitu anoreksia, binge eating, bulimia nervosa. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku gangguan makan, yaitu intensitas penggunaan media sosial dan body image. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan intensitas penggunaan media sosial dan body image dengan perilaku gangguan makan pada remaja putri di SMAN 8 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi cross-sectional. 181 siswi SMAN 8 Kota Tasikmalaya diambil dengan cara proportionate random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner intensitas penggunaan media sosial, Body Shape Questionnaire-16 (BSQ-16), dan Eating Attitudes Test-26 (EAT)-26. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan body image (p = 0,001; OR= 3,046; 95% CI = 1,569-5,915), terdapat hubungan yang signifikan antara body image dengan perilaku gangguan makan (p = 0,001; OR = 7,321; 95% CI = 3,566-15,032), dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan perilaku gangguan makan pada remaja putri (p = 0,528). Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan faktor lainnya, seperti pengaruh teman sebaya, pengaruh keluarga, rasa percaya diri, riwayat diet.
Kata kunci: body image, intensitas penggunaan media sosial, perilaku gangguan makan, remaja
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:41 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7603 |
