WULANDARI, PUTRI (2026) MAKNA KRITIK SOSIAL LAGU 'NEGARA' KARYA IWAN FALS (Analisis Semiotika Roland Barthes). Other thesis, Universitas Siliwangi.
Cover (Sampul).pdf
Download (97kB)
Pernyataan.pdf
Download (77kB)
Pengesahan.pdf
Download (75kB)
Abstrak.pdf
Download (125kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (111kB)
Daftar Isi.pdf
Download (112kB)
BAB I PENDAHULUAN.pdf
Download (119kB)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Download (269kB)
BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Download (105kB)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (344kB)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (82kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (122kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
Abstract
Berawal dari ketidakadilan sosial dan ketimpangan yang masih terjadi di Indonesia, lagu “Negara” karya Iwan Fals hadir sebagai bentuk ekspresi kritik terhadap kegagalan negara dalam menjalankan perannya untuk memenuhi hak- hak dasar rakyat. Lagu ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap tidak optimalnya negara dalam mewujudkan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kritik sosial terhadap negara yang direpresentasikan dalam lirik lagu “Negara” karya Iwan Fals. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada bagaimana kritik sosial terhadap negara direpresentasikan melalui tanda, simbol, dan makna yang terdapat dalam lirik lagu Negara. Penelitian ini penting dilakukan karena karya musik, khususnya lagu yang mengandung kritik sosial, memiliki peran sebagai media refleksi terhadap kondisi sosial dan politik Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika. Metodologi penelitian merujuk pada perspektif kekuasaan dan demokrasi yang dikemukakan oleh Robert Alan Dahl, yang menekankan hubungan antara kekuasaan, masyarakat, dan proses politik dalam negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, lagu “Negara” menggambarkan tuntutan rakyat terhadap pemenuhan hak-hak dasar seperti Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan, Keadilan, dan Pengelolaan sumber daya alam. Pada tingkat konotasi, lagu ini mengandung kritik terhadap pemerintah yang dinilai belum mampu menjalankan fungsi negara secara optimal dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, pada tingkat mitos, lagu ini membongkar pandangan bahwa negara selalu hadir sebagai pelindung dan penjamin kesejahteraan rakyat. Analisis menggunakan Robert Alan Dahl menunjukkan bahwa kritik dalam lagu ini berkaitan dengan persoalan responsivitas negara, legitimasi kekuasaan, relasi negara dan rakyat serta krisis kepercayaan publik. Negara yang gagal memenuhi kebutuhan Masyarakat berpotensi kehilangan legitimasi karena tidak mampu menjalankan fungsi-fungsi demokrasi secara substantif.
Kata Kunci : Kritik Sosial, Ketidakadilan, Lagu Negara Iwan Fals, Semiotika Roland Barthes
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:46 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:46 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7342 |
