MUSTOPA, MOH. RIPQI (2026) PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN NARAPIDANA MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT (Studi Kasus pada Program Pendidikan Nonformal di Lapas Kelas IIB Ciami. Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (49kB)
2 HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (132kB)
3 HALAMAN PENGUJI.pdf
Download (202kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (120kB)
5 LEMBAR PRIBADI.pdf
Download (68kB)
6 ABSTRAK.pdf
Download (114kB)
7 KATA PENGANTAR.pdf
Download (60kB)
8 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (138kB)
9 DAFTAR ISI.pdf
Download (55kB)
10 DAFTAR TABEL.pdf
Download (25kB)
11 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (28kB)
12 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (34kB)
13 BAB 1.pdf
Download (141kB)
14 BAB 2.pdf
Download (186kB)
15 BAB 3.pdf
Download (121kB)
16 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
17 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
18 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (121kB)
19 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
20 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
Abstract
Pemenuhan hak pendidikan bagi narapidana sering kali terkendala oleh berbagai keterbatasan kapasitas hunian, sarana, dan sumber daya lembaga. Kondisi ini menyebabkan kesenjangan antara hak yang seharusnya diterima dengan layanan pendidikan yang tersedia, padahal pendidikan adalah instrumen fundamental dalam pembinaan untuk mencegah residivisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemenuhan hak pendidikan narapidana di Lapas Kelas IIB Ciamis melalui pendekatan pendidikan sepanjang hayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak pendidikan narapidana diwujudkan melalui ragam program pendidikan nonformal yang memenuhi indikator pendidikan sepanjang hayat. Totalitas terlihat dari layanan pendidikan yang menyentuh dimensi intelektual, vokasional, dan spiritual secara berkelanjutan. Integrasi terwujud melalui kemitraan strategis dengan berbagai instansi yang menjamin standar kualitas dan legalitas hasil pendidikan. Fleksibilitas diterapkan melalui metode pembelajaran yang adaptif terhadap situasi keamanan, sedangkan demokratisasi tercermin dari jaminan akses pendidikan yang inklusif tanpa diskriminasi. Muara dari seluruh proses tersebut adalah tercapainya pemenuhan diri yang ditandai dengan pulihnya kepercayaan diri dan optimisme narapidana. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan pendidikan sepanjang hayat mampu mentransformasi fungsi lembaga pemasyarakatan menjadi wahana pembelajaran humanis yang efektif dalam membekali narapidana dengan kompetensi dan kesiapan mental untuk reintegrasi sosial. Kata Kunci: Hak Pendidikan, Narapidana, Pendidikan Sepanjang Hayat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:24 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:24 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7213 |
