FARDA, TYARA FAUZIA (2026) PERBANDINGAN DAYA DUKUNG AKSIAL TIANG BOR BERDASARKAN METODE ANALITIK, HASIL UJI PEMBEBANAN DAN METODE ELEMEN HINGGA TUGAS AKHIR. Other thesis, Universitas siliwangi.
Cover.pdf
Download (136kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (560kB)
Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (497kB)
Abstrak.pdf
Download (449kB)
Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar.pdf
Download (923kB)
BAB 1.pdf
Download (383kB)
BAB 2.pdf
Download (2MB)
BAB 3.pdf
Download (1MB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (355kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (355kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Pesatnya perkembangan pembangunan gedung bertingkat di Indonesia menuntut perencanaan fondasi yang cermat, khususnya dalam menentukan daya dukung aksial secara akurat, karena kesalahan perhitungan dapat mengakibatkan kegagalan struktural. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kapasitas daya dukung aksial fondasi bore pile pada Gedung Perkuliahan 21 lantai di Kota Semarang melalui pendekatan analitik, pengujian lapangan, dan pemodelan numerik berbasis metode elemen hingga. Analisis analitik menggunakan metode NAVDOC dan kombinasi metode Decourt-Quaresma + Reese and Wright berdasarkan data SPT dari dua titik bore hole sedalam 30 meter serta nilai N-Design sebagai parameter representatif. Hasil uji PDA pada tiang BP-22 menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 844 Ton. Uji SLT Tekan pada tiang BP-99 menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 980 Ton pada metode Davisson, 909,09 Ton pada Metode Chin dan 810,00 Ton Metode Mazurkiewicz. Metode analitik kombinasi Decourt-Quaresma + Reese & Wright menghasilkan daya dukung ultimit berkisar antara 818,16–842,59 Ton, sedangkan metode NAVDOC menghasilkan 761,94–775,85 Ton. FEM 2D menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 780 Ton pada BH-01, 800 Ton BH-03, dan 832 Ton N-Design. Perbandingan terhadap hasil uji lapangan menunjukkan bahwa metode Decourt Quaresma + Reese & Wright secara umum menghasilkan nilai yang lebih mendekati kondisi lapangan dibandingkan metode analitik lain. Pada N-Design, metode ini menunjukkan selisih selisih 0,2% terhadap PDA pada N-Design, 1,5% pada BH-01, -10% terhadap Metode Chin dan +1% terhadap Metode Mazurkiewicz pada BH-03. FEM 2D menunjukkan selisih -7,6% (BH-01), -12% (BH-03 terhadap Chin), dan -1,2% (BH-03 terhadap Mazurkiewicz), lebih baik dari NAVDOC yang mencapai -11,6%, -15%, dan -4,2% pada skenario yang sama. Kata Kunci: bore pile, daya dukung aksial, SPT, SLT, PDA Test, metode elemen hingga.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 04:25 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 04:25 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7066 |
