Sadiah, Nadila (2026) UPAYA PELESTARIAN KESENIAN TRADISIONAL SEBAGAI UNSUR BUDAYA PADA MASYARAKAT DESA BUGEL KECAMATAN CIAWI KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (128kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (270kB)
3. PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Download (270kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (264kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (270kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (252kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (259kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (319kB)
9. BAB 1.pdf
Download (281kB)
10. BAB 2.pdf
Download (303kB)
11. BAB 3.pdf
Download (300kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (209kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat generasi muda serta minimnya pementasan kesenian tradisional akibat pengaruh modernisasi dan perkembangan teknologi. Kesenian tradisional yang menjadi fokus penelitian ini adalah kesenian Pencak Silat dan Reog Sunda yang memiliki nilai budaya penting sebagai sarana pewarisan nilai- nilai sosial masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pelaku seni, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta anggota komunitas kesenian di Desa Bugel. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Pencak Silat dan Reog Sunda masih dilestarikan sebagai bagian dari unsur budaya masyarakat Desa Bugel. Upaya pelestarian dilakukan melalui beberapa cara, yaitu pewarisan budaya kepada generasi muda baik secara formal maupun informal, peran aktif komunitas dan dukungan pemerintah desa, inovasi dalam pengemasan kesenian agar lebih menarik, serta penyelenggaraan pementasan pada berbagai kegiatan masyarakat. Meskipun demikian, pelestarian kesenian masih menghadapi kendala seperti rendahnya partisipasi generasi muda dan keterbatasan sarana prasarana. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian kesenian tradisional memerlukan sinergi antara masyarakat, komunitas seni, dan pemerintah agar keberlanjutan budaya lokal tetap terjaga. Upaya yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman menjadi kunci dalam mempertahankan eksistensi kesenian tradisional sebagai hasil pewarisan kebudayaan masyarakat. Kata Kunci: Pelestarian Kebudayaan, Kesenian Tradisional, Pencak Silat, Reog Sunda
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 07:44 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 07:44 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6726 |
