APRILIANI, MIRANTI AMELIA (2026) PENGARUH MODEL CASE BASED LEARNING (CBL) DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS. Other thesis, Universitas siliwangi.
01 Cover.pdf
Download (219kB)
02 Lembar Pengesahan.pdf
Download (144kB)
03 SK Revisi Ujian Skripsi.pdf
Download (235kB)
04 Lembar Pernyataan.pdf
Download (152kB)
05 Abstrak.pdf
Download (203kB)
06 Kata Pengantar.pdf
Download (162kB)
07 Daftar isi.pdf
Download (250kB)
08 Daftar Tabel.pdf
Download (235kB)
09 Daftar Gambar.pdf
Download (170kB)
10 Daftar Lampiran.pdf
Download (178kB)
11 BAB 1.pdf
Download (288kB)
12 BAB 2.pdf
Download (723kB)
13 BAB 3.pdf
Download (383kB)
14 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
15 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
16 Daftar Pustaka.pdf
Download (203kB)
17 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Case Based Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis serta mendeskripsikan kemampuan tersebut berdasarkan level kemampuan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental design dengan desain posttest only control design. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Tasikmalaya, dengan sampel kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan VIII A sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 33 peserta didik, dipilih melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan instrumen berupa soal uraian tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data menggunakan independent sample t-test dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model Case Based Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05. Berdasarkan hasil posttest, terdapat 20 peserta didik (60,6%) yang memperoleh kategori tinggi, 9 peserta didik (27,3%) kategori sedang, dan 4 peserta didik (12,1%) kategori rendah. Berdasarkan level kemampuan, peserta didik dengan level rendah sebagian besar mengalami perubahan kategori yang lebih tinggi, sedangkan level sedang menunjukkan perubahan yang beragam, dan level tinggi mampu mempertahankan capaiannya. Secara umum, capaian tertinggi terdapat pada langkah memahami masalah dan merencanakan penyelesaian. Pada langkah melaksanakan perencanaan, capaian menurun, terutama pada kategori sedang (54,63%) dan rendah (27,08%). Sementara itu, capaian terendah memeriksa kembali, yaitu 42,59% pada kategori sedang dan 25,00% pada kategori rendah, yang menunjukkan bahwa peserta didik belum optimal dalam melakukan pengecekkan ulang jawaban menggunakan cara lain.
Kata kunci: Case Based Learning, Teaching at the Right Level, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Persamaan Garis Lurus
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:42 |
| Last Modified: | 11 May 2026 02:42 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6642 |
