WAHYUDI, RACHMAT SATRIO (2026) EFEKTIVITAS SIGMA-TOSM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PADA PESERTA DIDIK SLOW LEARNER : SINGLE SUBJECT RESEARCH. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (118kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (536kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (370kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (285kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (269kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (290kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (251kB)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (300kB)
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (234kB)
10. BAB 1.pdf
Download (365kB)
11. BAB 2.pdf
Download (799kB)
12. BAB 3.pdf
Download (594kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (811kB)
14. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (275kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan operasi penjumlahan dan pengurangan peserta didik slow learner pada kondisi awal, saat intervensi, dan setelah intervensi, serta menguji efektivitas SIGMA-ToSM dalam meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Single Subject Research dengan desain A-B-A yang meliputi fase baseline-1, intervensi, dan baseline-2. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik slow learner kelas VIII SMP yang diidentifikasi melalui hasil tes psikologis, wawancara dengan guru, dan tes awal kemampuan operasi hitung dasar. Data dikumpulkan melalui tes menggunakan aplikasi Test of Second Mathematics sebagai instrumen asesmen, SIGMA-ToSM sebagai instrumen intervensi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi dengan indikator utama skor Operasi per Menit yang merepresentasikan ketepatan dan kecepatan berhitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kemampuan operasi penjumlahan meningkat dari 4,66 OPM pada fase baseline-1 menjadi 22,54 OPM pada fase intervensi dan 30,34 OPM pada fase baseline-2. Pada operasi pengurangan, rerata kemampuan meningkat dari 4,26 OPM menjadi 14,37 OPM dan 20,13 OPM. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan subjek meningkat selama intervensi dan tetap bertahan setelah intervensi dihentikan. Peningkatan kemampuan pada operasi penjumlahan tampak lebih kuat dibandingkan operasi pengurangan. Hasil analisis visual juga menunjukkan kecenderungan data yang meningkat, perubahan level yang positif, kestabilan pada fase akhir, dan tidak adanya overlap antarkondisi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa SIGMA-ToSM efektif dalam meningkatkan kemampuan operasi penjumlahan dan pengurangan pada peserta didik slow learner.
Kata kunci: efektivitas, operasi hitung dasar, SIGMA-ToSM, single subject research, slow learner
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 06 May 2026 03:00 |
| Last Modified: | 06 May 2026 03:00 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6598 |
