SAPUTRA, EGA (2026) PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PESERTA DIDIK (Studi Eksperimen pada Mata Pelajaran Geografi Materi Mitigasi dan Adaptasi Kebencanaan Kelas XI SMAN 1 Manonjaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (53kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (235kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (173kB)
4. HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (56kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (64kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (126kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (201kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (128kB)
9. BAB I.pdf
Download (160kB)
10. BAB II.pdf
Download (467kB)
11. BAB III.pdf
Download (732kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (207kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
16. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya optimalisasi kemampuan higher order thinking skills (HOTS) peserta didik pada mata pelajaran geografi. Pembelajaran yang masih didominasi pendekatan berpusat pada guru (teacher centered) dipandang perlu diinovasi melalui penggunaan model pembelajaran yang mampu merangsang daya nalar kritis secara lebih efektif. Tujuan dari penelitian ini yakni (1) Untuk mengetahui penerapan model discovery learning terhadap kemampuan HOTS peserta didik pada materi mitigasi dan adaptasi kebencanaan kelas XI di SMA Negeri 1 Manonjaya, dan (2) Untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan quasi eksperimen melalui desain pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random assignment, dengan total 72 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas XI-G2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-F2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan model discovery learning, sementara pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran yang konvensional dengan tahapan: penyajian materi (metode ceramah), tanya jawab dan penugasan terstruktur, pendalaman strategi mitigasi, adaptasi bencana dan penilaian tugas, evaluasi dan refleksi materi, serta review dan kegiatan penutup. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), uji Paired Sample T-Test, serta uji N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh dua simpulan utama yang menjawab rumusan masalah. Pertama, penerapan discovery learning di kelas eksperimen berjalan secara optimal dengan kekhasan aktivitas pada setiap sintaksnya, yaitu: stimulation (pemberian rangsangan), problem statement (identifikasi masalah), data collection (pengumpulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), dan generalization (menarik kesimpulan). Kedua, terkait pengujian hipotesis pengaruh model, hasil uji Paired Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan HOTS yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulannya, model discovery learning memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan higher order thinking skills (HOTS) peserta didik pada materi mitigasi dan adaptasi kebencanaan.
Kata Kunci: Discovery Learning, Geografi, Higher Order Thinking Skills (HOTS)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 08:04 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 08:04 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6447 |
