Azahra, Cahya (2026) ETNOMATEMATIKA PADA PEMBUATAN ALAT MUSIK TRADISIONAL LODONG GEJLIG DI KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
01 Cover.pdf
Download (180kB)
02 Lembar Pengesahan.pdf
Download (216kB)
03 Lembar Revisi.pdf
Download (319kB)
04 Lembar Pernyataan.pdf
Download (300kB)
05 Abstrak.pdf
Download (160kB)
07 Kata Pengantar.pdf
Download (123kB)
08 Daftar tabel.pdf
Download (170kB)
09 Daftar Gambar.pdf
Download (170kB)
10 Daftar Lampiran.pdf
Download (167kB)
11 BAB 1.pdf
Download (222kB)
12 BAB 2.pdf
Download (358kB)
13 BAB 3.pdf
Download (374kB)
14 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
16 Daftar Pustaka.pdf
Download (173kB)
17 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Lodong Gejlig merupakan alat musik tradisional khas Kabupaten Tasikmalaya. Proses pembuatan alat musik ini melibatkan proses matematika untuk mendapatkan akurasi nada yang baik, namun sampai saat ini belum ditemukan identifikasi bagaimana nada nada dari alat musik ritmis ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap aktivitas matematis dalam proses pembuatan alat musik tradisional Lodong Gejlig serta menganalisis variabel yang memengaruhi frekuensi suara yang dihasilkan yang mungkin dapat berkontribusi pada dunia seni untuk identifikasi nada-nada ritmis. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded, di mana pendekatan kualitatif berperan sebagai pendekatan utama dan pendekatan kuantitatif sebagai pendukung. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui metode etnografi dengan teknik observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis aktivitas matematis dilakukan berdasarkan kerangka etnomatematika Bishop. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui pengukuran panjang, diameter dalam, dan ketebalan bambu serta pengukuran frekuensi suara menggunakan aplikasi Spectroid. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial ukuran bambu terhadap frekuensi suara yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Lodong Gejlig mengandung aktivitas matematis yang dilakukan secara empiris oleh pengrajin antara lain counting, measuring, designing, locating, dan explaining. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa panjang bambu, diameter bambu, dan ketebalan bambu tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan ketiga variabel ukuran bambu berkontribusi berpengaruh signifikan terhadap variasi frekuensi suara Lodong Gejlig. Penelitian ini juga menghasilkan klasifikasi frekuensi suara Lodong Gejlig ke dalam nada musik terdekat serta mengungkap nilai filosofis dalam pembuatan Lodong Gejlig. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya penentuan standarisasi ukuran alat musik tradisional Lodong Gejlig tanpa menghilangkan nilai budaya dan kearifan lokal, serta berkontribusi sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis etnomatematika.
Kata kunci: Aktivitas Matematis, Alat Musik Tradisional, Etnomatematika, Frekuensi Suara, Lodong Gejlig
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:38 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:38 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6360 |
