ALI, MUHAMMAD WILDAN (2025) STUDENTS’ PERCEPTIONS OF ORAL CORRECTIVE FEEDBACK IN ENGLISH SPEAKING CLASSROOM: A CASE STUDY AT ONE OF THE INDONESIAN UNIVERSITIES. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (125kB)
2. APPROVAL SHEET.pdf
Download (710kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (275kB)
4. PERSONAL PAGE (MOTTO).pdf
Download (151kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (222kB)
6. PREFACE.pdf
Download (171kB)
7. ACKNOWLEDGEMENTS.pdf
Download (128kB)
8. TABLE OF CONTENTS.pdf
Download (186kB)
9. CHAPTER 1.pdf
Download (143kB)
10. CHAPTER 2.pdf
Download (187kB)
11. CHAPTER 3.pdf
Download (276kB)
12. CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
13. CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
14. REFERENCES.pdf
Download (192kB)
15. ENCLOSURES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap oral corrective feedback (OCF) dalam kelas Public Speaking di salah satu universitas di Indonesia. Pentingnya penelitian ini terletak pada peran kemampuan berbicara dalam konteks EFL Indonesia, di mana keterbatasan paparan bahasa Inggris di luar kelas membuat OCF penting untuk meningkatkan akurasi dan kelancaran berbicara. Fenomena yang melatarbelakangi studi ini adalah seringnya penggunaan OCF dalam kelas berbasis performa, di mana mahasiswa sering menerima koreksi saat berbicara, tetapi dapat merespons secara emosional berbeda bergantung pada cara penyampaiannya. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki bagaimana mahasiswa memikirkan, merasakan, dan memersepsikan berbagai jenis serta cara penyampaian OCF. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif dengan tiga mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menghasilkan tiga tema utama. Pertama, mahasiswa memandang OCF sebagai alat untuk noticing dan meningkatkan akurasi, membantu mereka mengenali kekurangan linguistik serta memperbaiki pengucapan dan tata bahasa. Kedua, faktor afektif dan interaksional membentuk persepsi mereka, di mana nada suportif dan penyampaian yang sopan meningkatkan kepercayaan diri, sementara nada keras, koreksi di depan umum, atau interupsi di tengah pidato menimbulkan kecemasan, rasa malu, dan hilang fokus. Ketiga, mahasiswa memiliki preferensi yang jelas terhadap tipe OCF tertentu, dua menyukai prompt seperti elicitation untuk mendorong self-correction, satu memilih explicit correction, dan semua lebih menyukai umpan balik setelah selesai berbicara agar tidak mengganggu kelancaran. Secara keseluruhan, mahasiswa memandang OCF secara positif ketika disampaikan dengan jelas, sopan, dan pada waktu yang tepat, menegaskan pentingnya keseimbangan antara ketepatan linguistik dan sensitivitas emosional dalam kelas Public Speaking.
Kata Kunci: kelas berbicara Bahasa Inggris, korektif umpan balik lisan, persepsi siswa, studi kasus.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PE English |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 06:43 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:43 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6289 |
