Salsabila, Silvi (2025) HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN STATUS GIZI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS HALAMAN JUDUL (Studi Observasional pada Pasien Terapi Hemodialisis di Unit Hemodialisa RSUD dr.Slamet Garut Tahun 2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (182kB)
2. PERSETUJUAN .pdf
Download (269kB)
3. PENGESAHAN .pdf
Download (384kB)
4. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
5. DAFTAR ISI.pdf
Download (290kB)
6. PERNYATAAN .pdf
Download (287kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (195kB)
8. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (263kB)
9. BAB I.pdf
Download (284kB)
10. BAB II.pdf
Download (394kB)
11. BAB III.pdf
Download (367kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
14. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (241kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Permasalahan yang umumnya terjadi pada penderita penyakit ginjal kronis dengan terapi hemodialisis adalah malnutrisi yang mengarah pada penurunan status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara asupan protein dan lama hemodialisis dengan status gizi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis rutin di RSUD dr.Slamet Garut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian analitik observasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan subjek dilakukan dengan consecutive sampling dengan total sampling yaitu sebanyak 93 responden pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis rutin. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pengisian kuesioner food recall 2x24 jam, kusioner karakteristik responden dan formulir dialysis malnutrition score (DMS). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan protein tidak adekuat yaitu sebanyak 75,3% , sebesar 69,9% responden telah menjalani terapi hemodialisis cukup lama yakni lebih dari dua tahun, sebanyak 77,4% responden mengalami malnutrisi. Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan antara asupan protein dengan status gizi (p=0,000), ada hubungan antara lama hemodialisis dengan status gizi (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara asupan protein dan lama hemodialisis dengan status gizi. Diharapkan pasien penyakit ginjal kronis dapat mengatur diet tinggi protein dan menambah variasi serta jumlah makanan yang mengandung protein untuk dikonsumsi.
Kata Kunci: asupan protein, lama hemodialisis, status gizi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 04:50 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 04:50 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6228 |
