RIANI, TIRA (2025) STUDI GELOMBANG KEJUT PADA PERLINTASAN KERETA API DENGAN MENGGUNAKAN EKR ATAS DASAR ANALISA HEADWAY. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER (1).pdf
Download (164kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (288kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (247kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (267kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (137kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (243kB)
7. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (222kB)
8. DAFTAR TABEL.pdf
Download (230kB)
9. BAB I.pdf
Download (238kB)
10. BAB II.pdf
Download (712kB)
11. BAB III.pdf
Download (851kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (880kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (173kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Perlintasan sebidang di Jalan Raya Perjuangan, Ciawi, Tasikmalaya, sering menimbulkan hambatan lalu lintas akibat penutupan palang pintu saat kereta melintas. Kondisi ini menyebabkan tundaan, peningkatan kepadatan kendaraan, dan penurunan kecepatan arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak penutupan perlintasan terhadap kinerja lalu lintas secara kuantitatif. Analisis difokuskan pada gelombang kejut (shock wave) dan Ekivalen Kendaraan Ringan (EKR) dengan menggunakan metode rasio headway. Data dikumpulkan melalui survei lapangan selama 20 hari guna menentukan nilai EKR, hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan, serta menghitung besarnya tundaan dan panjang antrian kendaraan. Hasil menunjukkan bahwa nilai EKR mencapai 1,30 untuk kendaraan berat dan 0,43 untuk sepeda motor. Model Greenshield memberikan kecocokan paling tinggi terhadap kondisi lalu lintas eksisting dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,95. Gelombang kejut tertinggi tercatat sebesar 4,75 km/jam untuk fase bentukan dan 10,6 km/jam untuk fase pemulihan. Panjang antrian maksimum pada arah selatan tercatat 478,62 meter dengan waktu pemulihan 352,40 detik, sedangkan arah utara mencapai 342,51 meter dengan waktu pemulihan 552,33 detik. Hasil ini diharapkan menjadi acuan dalam perencanaan lalu lintas, guna mengurangi tundaan dan kemacetan pada perlintasan sebidang.
Kata Kunci: EKR, Gelombang Kejut, Greenshield, Perlintasan Kereta Api, Rasio Headway
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 03:16 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 03:16 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6214 |
