Riyadi, Regi Rivera (2025) DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) MENGGUNAKAN CAMPURAN BATUBARA DAN BATU KAPUR SEBAGAI BAHAN BAKAR DENGAN MENERAPKAN CIRCULATING FLUIDIZED BED (CFB). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (51kB)
2. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (135kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (151kB)
4. KATA PENGANTAR.pdf
Download (95kB)
5. HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN.pdf
Download (199kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (73kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (115kB)
8. BAB I.pdf
Download (98kB)
9. BAB II.pdf
Download (438kB)
10. BAB III.pdf
Download (192kB)
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (443kB)
12. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (133kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
Abstract
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih menjadi sumber utama pembangkitan listrik karena mampu menghasilkan daya besar dan stabil, namun penggunaannya berbasis batubara berkontribusi terhadap emisi gas buang, khususnya sulfur dioksida (SO2). Salah satu teknologi yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pembakaran sekaligus menekan emisi adalah Circulating Fluidized Bed (CFB), yang memungkinkan proses desulfurisasi langsung di dalam ruang bakar menggunakan batu kapur. Penelitian ini bertujuan merancang konsep PLTU berbasis CFB dengan campuran batubara dan batu kapur sebagai bahan bakar, serta menganalisis pengaruh variasi rasio campuran terhadap output energi dan estimasi emisi SO2. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan konseptual pada MATLAB Simulink menggunakan data sekunder dan variasi fraksi batubara 100% hingga 70% dengan penambahan batu kapur 0% hingga 30% secara bertahap. Simulasi juga dilakukan pada beberapa kondisi efisiensi boiler yang mengacu pada standar ASME PTC 4, yaitu 0,84 hingga 0,90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi batubara menghasilkan output daya yang lebih tinggi karena energi kalor pembakaran yang lebih besar, sedangkan penambahan batu kapur menurunkan output daya karena tidak memiliki nilai kalor. Namun, penambahan batu kapur terbukti mampu menurunkan emisi SO2 secara signifikan melalui reaksi penyerapan sulfur selama pembakaran, sehingga terjadi trade-off antara kinerja output listrik dan pengendalian emisi. Penelitian ini memberikan gambaran desain konseptual PLTU CFB dan dapat menjadi referensi awal dalam studi optimasi campuran batubara dan batu kapur pada sistem pembakaran CFB.
Kata Kunci: PLTU, CFB, batubara, batu kapur, emisi SO2
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:51 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:51 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6210 |
