Athayla, Sabian (2025) PENGARUH PELATIHAN BAHASA DAN BUDAYA JEPANG TERHADAP KESIAPAN KERJA DI JEPANG. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (147kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (388kB)
3. HALAMAN PENGUJI.pdf
Download (361kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (358kB)
5. MOTTO.pdf
Download (109kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (235kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (173kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (239kB)
9. BAB I.pdf
Download (273kB)
10. BAB II.pdf
Download (338kB)
11. BAB III.pdf
Download (471kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (603kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (188kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Kesiapan kerja merupakan aspek penting bagi calon tenaga kerja, terutama bagi peserta pelatihan yang akan bekerja di luar negeri. Pelatihan bahasa dan pelatihan budaya berperan dalam membentuk kompetensi komunikasi dan pemahaman lintas budaya, namun efektivitasnya seringkali belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bahasa dan budaya Jepang terhadap kesiapan kerja di Jepang pada peserta pelatihan LPK SO Embun Kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuantitatif asosiatif. Sampel berjumlah 55 peserta yang ditentukan melalui rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert, dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pelatihan Bahasa (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja (Y), dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, t hitung 27,999 > 2,007. Dan nilai R Square sebesar 0,967 atau 96,7%. Sedangkan Pelatihan Budaya (X2) berpengaruh positif namun tidak signifikan dengan nilai signifikansi 0,123 > 0,05, t hitung sebesar 1,567 < 2,007, dan nilai R Square sebesar 0,501 atau 50,1%. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai F hitung 811,542 > 3,175, nilai sig 0,000 < 0,05, dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,968 yang berarti bahwa 96,8% variasi kesiapan kerja dijelaskan oleh Pelatihan Bahasa dan Pelatihan Budaya, sedangkan 3,2% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan bahasa memiliki peranan dominan dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta, sementara pelatihan budaya perlu ditingkatkan agar memiliki dampak yang lebih kuat terhadap kesiapan kerja peserta pelatihan LPK SO Embun.
Kata Kunci: Pelatihan Bahasa, Pelatihan Budaya, Kesiapan Kerja, Pekerja Migran
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 06:28 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 06:28 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6080 |
