ASSYDIQI, FAIZAL HASBY (2026) EKSISTENSI KESENIAN TRADISIONAL JURIG SARENGSENG BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA BINANGUN KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (140kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (114kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (76kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (198kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (198kB)
6. DAFTAR - DAFTAR.pdf
Download (240kB)
7. BAB 1.pdf
Download (220kB)
8. BAB 2.pdf
Download (257kB)
9. BAB 3.pdf
Download (332kB)
10. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
11. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (173kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
14. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (131kB)
Abstract
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya, termasuk kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang dari kreativitas masyarakat lokal. Salah satunya adalah Kesenian Jurig Sarengseng yang berasal dari Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Kesenian ini unik karena memanfaatkan limbah alam seperti bambu, ijuk, dan kayu yang dipadukan dengan tarian dan permainan angklung, serta mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga alam sebagai warisan leluhur. Dengan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi Kesenian Jurig Sarengseng, selain itu juga untuk mengetahui bentuk respon masyarakat terhadap kesenian tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesenian Jurig Sarengseng memiliki eksistensi yang kuat dalam kehidupan masyarakat, baik sebagai media edukasi lingkungan, hiburan rakyat, hingga sarana penguat identitas budaya lokal. Masyarakat menunjukkan respon positif terhadap keberadaan kesenian ini, meskipun terdapat tantangan dalam regenerasi pelaku seni dan minimnya dukungan dari pemerintah setempat. Dengan demikian, Kesenian Jurig Sarengseng tidak hanya berperan dalam melestarikan budaya lokal, tetapi juga sebagai representasi nilai moral dan ekologis masyarakat Desa Binangun.
Kata Kunci: Eksistensi, Kesenian Tradisional, Jurig Sarengseng, Masyarakat, Desa Binangun.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 07:24 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 07:24 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5809 |
