AGNI, KHAIRUNNISA (2023) HUBUNGAN KERAWANAN PANGAN TINGKAT RUMAH TANGGA DAN ASUPAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA BALITA (Studi Observasional pada Balita Usia 24-59 Bulan di Kelurahan Karanganyar Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Tahun 2023). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (224kB)
2. HALAMAN JUDUL.pdf
Download (224kB)
3. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (231kB)
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (320kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (318kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (195kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (186kB)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (181kB)
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (186kB)
10. PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (356kB)
11. PEDOMAN PENGGUNAAN SKRIPSI.pdf
Download (181kB)
12. KATA PENGANTAR.pdf
Download (599kB)
13. ABSTRAK.pdf
Download (184kB)
14. ABSTRACT.pdf
Download (185kB)
15. BAB I.pdf
Download (199kB)
16. BAB II.pdf
Download (245kB)
17. BAB III.pdf
Download (616kB)
18. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
19. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
20. BAB VI.pdf
Download (301kB)
21. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (326kB)
22. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Anemia defisiensi besi merupakan masalah defisiensi tersering pada anak di seluruh dunia. Faktor yang memengaruhi terjadinya anemia salah satunya yaitu kurangnya asupan zat besi. Asupan zat besi dipengaruhi oleh kemampuan rumah tangga dalam mengakses pangan. Kerawanan pangan merupakan kondisi ketidakcukupan pangan, sehingga tidak dapat memenuhi standar kebutuhan bagi kesehatan. Ketidakmampuan rumah tangga dalam mencukupi pangan akan berdampak pada kualitas zat gizi yang diserap tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kerawanan pangan tingkat rumah tangga dan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 828 balita dan sampel 90 balita diambil secara proportional random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner FIES (Food Insecurity Experience Scale) untuk mengukur kerawanan rumah tangga, kuesioner SQ-FFQ untuk mengukur asupan zat besi, dan anemia diukur dengan pengambilan sampel darah kemudian diuji menggunakan hematology analyzer. Uji statistik yang dilakukan adalah uji univariat, dan bivariat menggunakan Chi-square. Hasil statistik menunjukan ada hubungan antara kerawanan pangan tingkat rumah tangga dengan asupan zat besi pada balita (p=0,022). Tidak ada hubungan antara asupan zat besi balita dengan kejadian anemia (p=0,059). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kerawanan pangan tingkat rumah tangga dengan asupan zat besi pada balita, tapi tidak terdapat hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian anemia pada balita. Perlu peningkatan pengetahuan terkait pentingnya asupan zat besi pada balita.
Kata kunci: Kerawanan Pangan, Asupan Zat Besi, Anemia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 01:57 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 01:57 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5736 |
