Agustira, Delia (2025) RELASI PATRON-KLIEN PADA PEMILIHAN KEPALA DESA ARJASARI KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2019. Other thesis, Universitas Siliwangi.
ABSTRACT.pdf
Download (84kB)
ABSTRAK.pdf
Download (95kB)
BAB I.pdf
Download (322kB)
BAB II.pdf
Download (192kB)
BAB III.pdf
Download (218kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (55kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (107kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (135kB)
DAFTAR TABEL.pdf
Download (54kB)
Halaman Judul.pdf
Download (114kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (92kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (586kB)
PERNYATAAN.pdf
Download (481kB)
Abstract
Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami dinamika lokal serta ketergantungan masyarakat terhadap patron dalam konteks politik desa, sekaligus menawarkan perspektif baru mengenai kegagalan relasi patron-klien dalam politik elektoral di tingkat desa. Praktik patron-klien merupakan fenomena yang masih sering terjadi dalam demokrasi lokal, di mana patron sebagai tokoh berpengaruh memberikan bantuan atau perlindungan kepada klien (masyarakat) sebagai imbalan atas dukungan politik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika relasi patron-klien calon kepala desa Wandi Rustandi pada proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Arjasari, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam serta dokumentasi. Teori yang digunakan adalah Teori Patron-Klien oleh Scott dan Teori Power Elite oleh Mills.Hasil dan Pembahasan menunjukkan bahwa Wandi Rustandi (Patron), seorang pengusaha konveksi yang menyediakan lapangan pekerjaan dan memiliki Modal Sosial serta Modal Ekonomi Struktural yang kuat, justru gagal memenangkan Pilkades dengan selisih suara yang tipis. Kegagalan ini membuktikan bahwa hubungan patron-klien yang solid dapat runtuh dalam kontestasi politik lokal.Faktor utama kegagalan Patron adalah serangan politik uang (money politics) secara masif dan instan oleh pihak lawan di menit-menit akhir, serta adanya intervensi aktor ketiga (diduga perjudian politik) yang mengacaukan basis suara yang sudah solid. Temuan ini menegaskan adanya pergeseran dominasi modal politik dari Modal Lama Patron (loyalitas dan pekerjaan jangka panjang) yang bersifat keras menjadi Modal Baru lawan (uang tunai likuid) yang lebih efektif dan pragmatis di mata pemilih (klien) yang bertindak berdasarkan Teori Pilihan Rasional (Rational Choice Theory). Meskipun Patron adalah Power Elite, kekuasaannya terbatas ketika dihadapkan pada logika pragmatisme elektoral modal cair.
Kata Kunci: Relasi Patron-Klien, Pilkades, Desa Arjasari, Power Elite
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 02:11 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 02:11 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5659 |
