Heryadi, Regita (2025) STRATEGI BAWASLU KOTA TASIKMALAYA DALAM MENCEGAH POLITIK UANG PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024. Other thesis, Universitas Siliwangi.
01. COVER.pdf
Download (111kB)
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (6MB)
03.LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (6MB)
04. ABSTRAK.pdf
Download (120kB)
05. ABSTRACT.pdf
Download (137kB)
06. KATA PENGANTAR.pdf
Download (150kB)
07. DAFTAR ISI.pdf
Download (394kB)
08. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (173kB)
09. DAFTAR TABEL.pdf
Download (287kB)
10. BAB 1 (PENDAHULUAN).pdf
Download (223kB)
11. BAB 2 (TINJAUAN PUSTAKA).pdf
Download (297kB)
12. BAB 3 (METODOLOGI PENELITIAN).pdf
Download (239kB)
13. BAB 4 (OBJEK PENELITIAN).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (828kB)
14. BAB 5 (HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15. BAB 6 (KESIMPULAN DAN SARAN).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (161kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Money politic merupakan tindakan yang terlarang yang juga dibahas di dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280 Huruf J tentang Pemilihan Umum yang menyebutkan bahwa “Pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu”. Praktik politik uang terjadi di daerah-daerah termasuk di wilayah Kota Tasikmalaya menurut hasil wawancara dengan Bawaslu Kota Tasikmalaya terdapat 2 kasus politik uang yang berhasil dilaporkan pada pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan teori strategi dari Fred R. David, yang tersusun dari tiga dimensi yaitu penyusunan strategi, pelaksanaan strategi, dan evaluasi strategi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Bawaslu, Gakkumdu, tokoh masyarakat, akademisi, dan partai politik, serta studi dokumen yang relevan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Bawaslu, mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pencegahan politik uang, serta mengevaluasi sejauh mana strategi yang dijalankan mampu memberikan dampak yang signifikan dalam menekan praktik tersebut. Untuk memastikan validitas data, penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber, yaitu membandingkan informasi dari berbagai sumber data guna memperoleh hasil yang lebih akurat dan kredibel. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Bawaslu Kota Tasikmalaya telah melakukan kinerja sebagai pengawal demokrasi dengan baik dan telah mengiplementasikan sejumlah strategi, termasuk kampanye anti money politic, pelibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif, serta kerjasama dengan aparat penegak hukum baik dari kepolisian ataupun kejaksaan. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, sulitnya pembuktian kasus, dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk money politics terhadap kualitas demokrasi.
Kata Kunci: Bawaslu, Politik Uang, Pemilihan Umum 2024, Strategi Pencegahan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 01:44 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 01:44 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5650 |
