SyafiyatulHuda, Syifa (2025) STRATEGI PENINGKATAN KEUNGGULAN BERSAING PRODUK BATIK TASIKMALAYA DI SENTRA BATIK KECAMATAN CIPEDES. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (164kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (100kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (66kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (312kB)
5. PEDOMAN & KATA PENGANTAR.pdf
Download (279kB)
6. DAFTAR - DAFTAR.pdf
Download (244kB)
7. BAB I.pdf
Download (324kB)
8. BAB II.pdf
Download (452kB)
9. BAB III.pdf
Download (351kB)
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (658kB)
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (233kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
UMKM pengrajin batik di Kecamatan Cipedes memiliki potensi besar melalui kekayaan motif lokal, budaya dan keterampilan pengrajin, namun menghadapi tantangan berupa persaingan produk batik printing, rendahnya brand awareness, kurangnya kualitas produk serta kurang optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan keunggulan bersaing produk batik Tasikmalaya secara berkerlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan keunggulan bersaing produk batik Tasikmalaya di Sentra batik Kecamatan Cipedes. Dengan menggunakan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah UMKM pengrajin batik dan aparat Kecamatan Cipedes dengan total responden sebanyak 13 orang. Dalam melakukan uji kredibilitas peneliti menggunakan triangulasi teknik. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan pendekatan SWOT. Berdasarkan hasil analisis IFAS, skor kekuatan sebesar 5,16 lebih besar daripada kelemahan sebesar 4,05, sementara analisis EFAS menunjukkan peluang sebesar 4,18 lebih kecil daripada ancaman sebesar 4,85. Dengan total skor IFAS 9,21 dan EFAS 9,03, pengrajin batik Kecamatan Cipedes berada pada posisi kuadran II (nilai koordinat X = 1,11, Y = 0,67) yang menandakan kekuatan internal yang kuat akan tetapi menghadapi ancaman besar dari lingkungan eksternal. Strategi yang disarankan adalah diversifikasi dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi ancaman, seperti memanfaatkan kualitas SDM yang terampil, motif lokal yang khas, meningkatkan kualitas bahan produk, meningkatkan ketahanan warna, menciptakan inovasi dengan diversifikasi bahan produk batik, diharapkan pengrajin batik Kecamatan Cipedes mampu meningkatkan daya saing. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha batik serta lembaga pendukung UMKM dalam mendampingi pengrajin batik Cipedes melalui pelatihan, pembinaan legalitas usaha, digitalisasi pemasaran, dan perlindungan hak kekayaan intelektual. Selain itu, untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan model strategi berbasis metode kuantitatif yang lebih efektif untuk menentukan strategi yang paling efektif
Kata Kunci :Keunggulan Bersaing, Batik, UMKM
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Pascasarjana > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 02:10 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 02:10 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5559 |
