FAWZAN, RAYHAND RIZKI (2023) SPEAKING ANXIETY TO SPEAK TO NATIVE SPEAKERS: AN EMOTIONAL GEOGRAPHY OF INDONESIAN EFL STUDENTS. Other thesis, Universitas Siliwangi.
01. COVER.pdf
Download (272kB)
02. APPROVAL SHEET.pdf
Download (95kB)
03. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (46kB)
04. ABSTRACT.pdf
Download (480kB)
05. PREFACE.pdf
Download (299kB)
06. ACKNOWLEDGEMENT.pdf
Download (304kB)
07. TABLE OF CONTENTS.pdf
Download (366kB)
08. LIST OF TABLES.pdf
Download (181kB)
09. LIST OF ENCLOSURES.pdf
Download (180kB)
10. CHAPTER I.pdf
Download (312kB)
11. CHAPTER II.pdf
Download (324kB)
12. CHAPTER III.pdf
Download (352kB)
13. CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (571kB)
14. CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
15. REFERENCES.pdf
Download (412kB)
16. ENCLOSURES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17. BIOGRAPHY.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
Abstract
Bagi siswa EFL, berbicara adalah keterampilan bahasa yang paling penting untuk dikuasai karena bahasa Inggris berada dalam posisi yang kuat sebagai alat komunikasi internasional. Tinggal di lingkungan EFL, para siswa menghadapi keterbatasan dalam penggunaan bahasa sasaran. Akibatnya, sebagian besar siswa EFL berbicara bahasa Inggris dengan tidak percaya diri terutama saat berinteraksi dengan penutur asli. Kecemasan berbicara adalah perasaan tegang, takut akan berbicara dalam bahasa Inggris, gelisah dan khawatir yang dialami mahasiswa S1 saat berkomunikasi dengan penutur bahasa inggris. Penelitian ini menyelidiki bagaimana kecemasan yang muncul ketika mereka berbicara dengan penutur asli. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kecemasan mahasiswa prodi bahasa Inggris di salah satu universitas di Tasikmalaya ketika mereka berbicara dengan penutur bahasa inggris saat menjadi pemandu wisata sebagai salah satu tugas TI yang mengharuskan mahasiswa untuk memandu turis asing di kawasan pariwisata. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan analisis teori Miles dan Huberman (1994). Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa kecemasan mahasiswa disebabkan oleh self prediction toward, irrational faith untuk mengatakan sesuatu dalam bahasa Inggris, sensitivity of anxiety, wrong attribution body signal yang salah karena mereka tidak dapat mengekspresikan ide-ide mereka dalam bahasa Inggris. dan wrong self-efficacy yang rendah, factor-faktor tersebut menjadi hambatan untuk berbicara. Ada beberapa macam kecemasan yang dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki rasa tidak percaya diri, takut salah, malu, khawatir, takut, panik ketika memiliki tanda-tanda kecemasan adalah napas jantung, pendek napas yang menghalangi mereka untuk berlatih berbicara dalam bahasa Inggris.
Kata kunci: kecemasan dalam berbicara, EFL students
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PE English |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 07:23 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 07:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5225 |
