Desirahmawati, Fitriani (2025) HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN KEBIASAAN KONSUMSI JUNK FOOD PADA MAHASISWA (Studi pada Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi Tahun 2025). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (355kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (17MB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (7MB)
4. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (248kB)
5. DAFTAR ISI.pdf
Download (389kB)
6. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (1MB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (349kB)
8. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (447kB)
9. BAB I.pdf
Download (371kB)
10. BAB II.pdf
Download (543kB)
11. BAB III.pdf
Download (661kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (507kB)
14. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (390kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Junk food adalah makanan tinggi energi, gula dan lemak dengan nilai gizi yang lebih rendah dan mudah didapatkan. Stres akademik menjadi salah satu penyebab kebiasaan konsumsi junk food pada kalangan mahasiswa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan stres akademik dengan kebiasaan konsumsi junk food pada mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Responden penelitian sebesar 89 dari 357 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi Tahun 2025 yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data kebiasaan konsumsi makan diperoleh dari Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan stres akademik diperoleh dari kuesioner Perceived Academic Stres Scale (PASS). Analisis data univariat (distribusi frekuesi, nilai minimun, median dan nilai maksimum) sedangkan bivariat menggunakan uji chi square. Responden penelitian memiliki median usia 20 tahun, mayoritas responden jenis kelamin laki-laki (58,4%), Angkatan 2024 (40,4%), stres akademik tinggi (56,2%) dan kebiasaan konsumsi junk food sering (51,7%). Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa pada subjek dengan kebiasaan konsumsi junk food sering, proporsi subjek yang mengalami stres akademik tinggi (64 %) lebih banyak dibandingkan dengan subjek dengan stress akademik rendah (35,9%) begitupun sebaliknya. Hasil uji statistik penelitian ini menunjukkan ada hubungan stres akademik dengan kebiasaan konsumsi junk food p-value = 0,016 (p<0,05). Variabel pengganggu (uang saku dan tempat tinggal kuliah) diteliti pada penelitian ini tetapi keduanya tidak memiliki hubungan dengan kebiasaan konsumsi junk food (p≥ 0,05). Stres akademik tinggi menjadi varibel yang memiliki hubungan dengan kebiasaan konsumsi junk food, sehingga mahasiswa perlu mengelola stres akademik dengan baik agar tidak mengalihkan stres yang dialami dengan mengkonsumsi junk food.
Kata Kunci : junk food, mahasiswa, stres akademik, tempat tinggal kuliah, uang saku
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:40 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:40 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5044 |
