Amaliya, Hilma Hikmatul (2025) PERKEMBANGAN MODE BUSANA DI INDONESIA DALAM MAJALAH WANITA TAHUN 1972–2000. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (102kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (174kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (171kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (180kB)
5. HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (146kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (214kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (210kB)
8. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (167kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (161kB)
10. BAB 1.pdf
Download (321kB)
11. BAB 2.pdf
Download (273kB)
12. BAB 3.pdf
Download (509kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
14. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (228kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji perkembangan mode busana di Indonesia dalam majalah wanita tahun 1972–2000 dengan fokus pada tiga majalah utama, yaitu Femina, Gadis, dan Kartini, yang mewakili segmentasi pembaca berbeda: perempuan dewasa karier, remaja putri, dan ibu rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan majalah wanita, tren mode busana yang ditampilkan, serta representasi karakter perempuan pada periode tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer berupa edisi-edisi majalah terkait dan beberapa film pada era 1970an-2000, sedangkan sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan skripsi relevan. Hasil penelitian menunjukkan setiap dekade memiliki ciri mode dan citra perempuan yang berbeda. Era 1970-an dipengaruhi gaya hippie, bohemian, disco, dan androgini yang dimodifikasi sesuai norma lokal, merepresentasikan keanggunan dan femininitas. Era 1980-an ditandai power dressing dengan siluet tegas, warna mencolok, dan riasan berani, mencerminkan perempuan modern, mandiri, dan profesional. Era 1990-an menampilkan gaya kasual hingga formal yang lebih simpel namun elegan, memadukan unsur lokal dan global, membentuk citra perempuan mandiri, adaptif, dan percaya diri. Majalah wanita berperan signifikan sebagai media pembentuk persepsi dan tren mode, memanfaatkan teknik framing, priming, serta konsistensi topik untuk mengonstruksi identitas perempuan di masyarakat. Visualisasi mode tidak hanya memperkenalkan tren, tetapi juga menyampaikan pesan sosial, budaya, dan gender sesuai konteks zamannya. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sejarah mode dan studi media, serta menjadi referensi bagi desainer dan pelaku industri kreatif untuk mengadaptasi tren masa lalu ke dalam desain kontemporer yang relevan.
Kata kunci: Mode Busana, Majalah Wanita, Representasi Perempuan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 08:10 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 08:10 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4627 |
